facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Di Hari Raya Idul Fitri, Satu Keluarga di Tanggamus Bacok Tetangga

Wakos Reza Gautama Jum'at, 14 Mei 2021 | 09:41 WIB

Di Hari Raya Idul Fitri, Satu Keluarga di Tanggamus Bacok Tetangga
Ilustrasi pembacokan. Satu keluarga di Tanggamus membacok tetangganya sendiri di Hari Raya Idul Fitri.

Setelah membacok Sahrudin, satu keluarga di Tanggamus ini melarikan diri

SuaraLampung.id - Seorang ayah dan dua anaknya di Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, menjadi buruan polisi. Ini setelah satu keluarga tersebut membacok tetangganya sendiri bernama Sahrudin (50). 

Pa (50), bersama dua anaknya Ju (30) dan Yo (27) membacok Sahrudin di Dusun Sukabumi, Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur, Kabupaten Tanggamus, Kamis (13/5/2021).

Setelah membacok Sahrudin, satu keluarga di Tanggamus ini melarikan diri. "Ketiga terduga pelaku masih menghilang, saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan pencarian," ujar Kasat Reskrim Polres Tanggamus Iptu Ramon Zamora, Kamis (13/5/2021) dilansir dari Lampungpro.co--media jaringan Suara.com. 

Kasat menjelaskan, peristiwa penganiayaan terjadi Kamis (13/5/2021) sekitar pukul 08.30 WIB di Dusun Suka Bumi, Pekon Umbul Buah, Kecamatan Kota Agung Timur. Saat itu diduga terjadi pengeroyokan terhadap Sahrudin (50) oleh Pa (50), Ju (30) dan Yo (27), warga setempat.

Baca Juga: Durhaka Sekali! Pemuda Pengangguran Tebas Ibu Kandung saat Salat Tarawih

Kejadian bermula, saat Ju dan Yo mendatangi korban dengan membawa sebilah golok untuk membacok korban. Setelah itu datang Pa yang merupakan orang tua Ju. Dia mengambil golok dari Ju setelah itu membacok korban di bagian kepala dan kedua belah tangan. 

Akibat pembacokan itu, korban terluka dan mengeluarkan darah. Beruntung datang dua warga yakni Junaidi dan Fendi memberikan pertolongan. Kemudian para pelaku kabur dan korban dilarikan di Rumah Sakit Batin Mangunang Kota Agung untuk pengobatan.

Selanjutnya, keluarga korban datang ke Polres Tanggamus untuk melaporkan kejadian tersebut.

"Berdasarkan keterangan sementara, kejadian berawal terduga pelaku Ju ke warung Sulyaden. Terjadilah cekcok mulut dengan korban, kemudian Ju pulang memanggil orang tua dan adiknya lalu mendatangi rumah korban dengan membawa sebilah golok sehingga terjadilah pembacokan tersebut," jelasnya.

Ditambahkan Kasat, akibat kejadian tersebut pergelangan tangan kiri korban sobek sekitar 5 cm, pergelangan tangan kanan korban sobek 4 cm dan kepala belakang sebelah kanan sobek 5 cm. "Korban ditangani pihak medis dan dalam kondisi sadar," kata Iptu Ramon Zamora. 

Baca Juga: Keji! Anak Bacok Ayah dan Ibu Kandung Saat Salat Tarawih Berjamaah

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait