- Pada Senin, 23 Februari 2026, polisi menangkap satu dari delapan tahanan Polres Way Kanan di kawasan hutan.
- Tim gabungan terus memburu tujuh tahanan lain yang masih buron dengan memperketat penjagaan dan mengerahkan anjing pelacak.
- Polisi turut mengamankan SR, penjaga kantin yang diduga menyelundupkan gergaji besi untuk merusak plafon ruang tahanan.
SuaraLampung.id - Aparat kepolisian akhirnya menangkap satu dari delapan tahanan yang sempat kabur dari sel Polres Way Kanan. Penangkapan dilakukan setelah petugas melakukan penyisiran intensif di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur pelarian.
Kabar tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Lampung, Yuni Iswandari. Ia menyebut satu tahanan berhasil diamankan di kawasan hutan.
“Alhamdulillah, tahanan yang lari sudah ketangkap satu orang, ditangkap di hutan,” kata Yuni, Senin, 23 Februari 2026.
Meski satu orang telah tertangkap, polisi belum membeberkan identitas maupun detail waktu penangkapan. Fokus aparat kini sepenuhnya tertuju pada pengejaran tujuh tahanan lain yang masih buron.
Tim gabungan dari Polres Way Kanan dan Polda Lampung terus bergerak melakukan pencarian. Penjagaan di wilayah perbatasan diperketat untuk mempersempit ruang gerak para pelarian.
Unit anjing pelacak (K-9) juga diterjunkan guna membantu proses pelacakan.
Sebelumnya, delapan tahanan tersebut dilaporkan melarikan diri dengan menjebol plafon ruang tahanan pada dini hari. Mereka diduga memanfaatkan kelengahan petugas jaga saat situasi sedang sepi.
Dalam pengembangan kasus, polisi turut mengamankan seorang pria berinisial SR yang bekerja sebagai penjaga kantin di lingkungan Mapolres. SR diduga menyelundupkan gergaji besi yang digunakan para tahanan untuk merusak bagian plafon sebelum kabur.
Para tahanan yang melarikan diri diketahui tersangkut berbagai perkara, mulai dari kasus pencurian hingga narkotika. Dengan satu orang telah tertangkap, kini tujuh lainnya masih dalam daftar pencarian.
Polisi mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui informasi terkait keberadaan para buronan tersebut demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Kontributor : Agus Susanto