alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Korban Tewas Akibat Ledakan Petasan Racikan Bertambah, Kakinya Hancur

Hairul Alwan Kamis, 13 Mei 2021 | 16:37 WIB

Korban Tewas Akibat Ledakan Petasan Racikan Bertambah, Kakinya Hancur
Rumah korban berantakan akibat ledakan petasan di jombang [Ist]

Korban yang kakinya hancur tewas setelah sebelumnya tiga orang tewas akibat ledakan petasan racikan.

SuaraLampung.id - Korban tewas akibat ledakan petasan racikan bertambah satu orang. Korban yang kakinya hancur tewas setelah sebelumnya tiga orang tewas akibat ledakan petasan racikan.

Insiden meledaknya petasan yang menewaskan beberapa orang itu terjadi di Desa Ngabean, Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Korban meninggal akibat ledakan saat proses pembuatan petasan di Desa Ngabean, Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bertambah satu orang lagi, kini menjadi empat orang.

Dokter jaga IGD Rumah Sakit Daerah Prembun Kabupaten Kebumen Eri Dia mengatakan korban terbaru bernama Sugiyanto. Sugiyanto meninggal pada pukul 07.40 WIB, kakinya hancur, tangannya luka parah, serta beberapa bagian tubuh lainnya terbakar.

Baca Juga: Habib Rizieq Shihab Sholat Id di Rutan, Buntut Tak Diberi Penangguhan

Ledakan petasan di Desa Ngabean yang terjadi pada Rabu (12/5) sekitar pukul 17.30 WIB.

Tiga korban meninggal lainnya bernama Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky (19), dan Rio Dwi Pangestu (22).

Korban yang sekarang masih dirawat di rumah sakit bernama Bambang Priyono (29), sebelumnya Irwan dan Ratna telah diizinkan pulang.

Bambang Priyono yang masih dirawat di ruang IGD RSUD Prembun mengalami luka bakar pada bagian wajah dan sekujur tubuh.

Bambang mengungkapkan saat kejadian dirinya bersama enam temannya sedang mengisikan bubuk petasan ke gulungan kertas.

Baca Juga: Aurel Hemansyah Duduk di Kursi Roda, Atta Halilintar Dorong Dengan Ekspresi

"Tidak diketahui pasti berasal dari apa, tiba-tiba saja tumpukan petasan yang sudah terisi bubuk petasan meledak keras. Saat itu saya berada sedikit jauh dari tumpukan petasan yang meledak," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait