facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Positif Covid-19, Dua Penumpang di Bandara Radin Inten II Gagal Terbang

Wakos Reza Gautama Senin, 19 April 2021 | 12:57 WIB

Positif Covid-19, Dua Penumpang di Bandara Radin Inten II Gagal Terbang
Ilustrasi Pemeriksaan GeNose C19. Dua penumpang di Bandara Radin Inten II Lampung Selatan gagal terbang setelah terkonfirmasi positif Covid-19 melalui pemeriksaan GeNose C19. [SuaraSulsel.id / Humas Bandara Sultan Hasanuddin]

dua penumpang positif Covid-19 setelah menjalani tes GeNose C19 di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan

SuaraLampung.id - Dua calon penumpang yang akan terbang dari Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan, tidak diperbolehkan terbang oleh pihak PT Angkasa Pura II.

Ini karena dua penumpang itu dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes menggunakan GeNose C19 di Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan. 

Diketahui Bandara Radin Inten II mulai membuka layanan GeNose C19 Senin (19/4/2021).  Ruang GeNose C19 terletak tak jauh dari skybridge dengan fasilitas tiga loket. Menurut Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Radin Inten, Muhammad Hendra Irawan, hasil tes ini jadi syarat boleh tidaknya terbang.  

"Layanan ini menambah layanan tes yang sebelumnya hanya rapid test antigen. Penumpang bebas memilih tes antigen atau GeNose C19," kata Irawan, saat pembukaan layanan tersebut dilansir dari Lampungpro.co--jaringan Suara.com. 

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Bandar Lampung Senin 19 April 2021

Layanan ini dibanderol Rp40 ribu, sedangkan tes rapid antigen Rp200 ribu. Hasil tes GeNose19 ini berlaku 1x24 jam. 

Jika calon penumpang dinyatakan positif Covid-19, penumpang disarankan untuk tes PCR. "Informasi penumpang yang positif akan disampaikan ke pihak airline untuk reschedule atau refund," kata Irawan. 

Pada bagian lain, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo, mengatakan kehadiran layanan ini diharapkan mampu menggairahkan angkutan udara yang lesu selama masa pandemi Covid-19.

"Harus diakui syarat terbang yang harus rapid tes antigen jadi kendala selama ini karena biayanya hampir sama dengan tiket Lampung-Jakarta," kata Bambang. 

Pihaknya menargetkan seluruh pintu masuk Lampung baik darat, laut, dan udara ada fasilitas GeNose C19, agar penyekatan warga yang ingin masuk Lampung makin efektif.

Baca Juga: Viral Polisi Lampung Telantar di Merak, Kini Dibawa ke RSJ Lampung

"Sekarang GeNose19 baru ada di Bandara dan Terminal Rajabasa. Nantinya kita juga berharap ada di Pelabuhan Bakauheni, stasiun kereta api, dan gerbang tol," kata Bambang yang juga Penjabat Bupati Pesisir Barat itu. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait