Hasil Survei Tunjukkan Anak Muda Ragu ikut Vaksinasi Covid-19

semakin muda usia, jumlah responden yang belum bersedia divaksinasi Covid-19 semakin meningkat.

Wakos Reza Gautama
Sabtu, 13 Maret 2021 | 05:15 WIB
Hasil Survei Tunjukkan Anak Muda Ragu ikut Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19. Hasil survei menyatakan anak muda ragu ikut vaksinasi Covid-19. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sementara, mereka yang menyatakan bersedia divaksinasi memiliki sejumlah alasan: ingin diri dan keluarga terlindungi dari Covid-19 (69,8 persen dan 55,3 persen). Vaksin sudah lolos uji BPOM (35,7 persen) dan bersertifikat halal (32,3 persen) juga menjadi alasan kesediaan vaksinasi.

Vivi mengungkapkan meskipun kesediaan warga mengikuti program vaksinasi di kisaran 50-an persen, angka ini sebetulnya sudah meningkat dibandingkan pada saat vaksin belum dinyatakan lolos uji klinis dan diizinkan oleh Badan POM. Hasil urvei KIC pada Agustus – September 2020 yang dilakukan melalui survei tatap muka, hanya 27,5 persen responden yang bersedia divaksinasi.

“Kala itu, uji klinis belum selesai, belum ada izin BPOM. Akibatnya, keyakinan terhadap keamanan dan efektivitas vaksin memang jadi faktor utama yang menentukan keputusan orang belum bersedia mengikuti vaksinasi,” ujar Vivi.

Baca Juga:Vaksin Selain Sinovac Ternyata Belum Uji Halal MUI, Apakah Jadi Haram?

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak