Ketegangan Jelang Supersemar, Pasukan Liar Kepung Istana

sebelum keluarnya Supersemar, sempat terjadi ketegangan di Istana Merdeka.

Wakos Reza Gautama
Kamis, 11 Maret 2021 | 07:20 WIB
Ketegangan Jelang Supersemar, Pasukan Liar Kepung Istana
Ilustrasi Presiden Soekarno. Presiden Soekarno menandatangani Supersemar. (jempretan YoUtube)

Anton Sudjarwo lalu mendekati Sarwo Edhie dan memintanya menarik mundur pasukan RPKAD. Jika tidak dikhawatirkan terjadi kontak tembak dengan pasukan Resimen Pelopor. 

Permintaan Anton Sudjarwo dipenuhi Sarwo Edhie. Ia menarik mundur pasukannya yang berpakaian sipil keluar dari barisan demonstran. 

Pada 10 Maret 1966, kabinet 100 menteri bersidang. Pasukan liar itu mengelilingi Istana mengawasi rapat kabinet. Kehadiran pasukan liar ini diketahui Komandan TJakrabirawa, Kolonel Sabur. Sabur melaporkan hal ini Bung Karno.

“Ada pasukan tidak dikenal mengelilingi Istana,” kata Sabur ke Soekarno. Mengetahui hal itu, Presiden Soekarno khawatir.

Baca Juga:Viral Video Lawas Cak Nun Sindir Megawati Tak Sekolah sampai Hidup Enak

Bung Karno lari ke belakang Istana yang sudah menunggu helikopter. Subandrio dan Chaerul Saleh juga berlari menyusul Bung Karno. Saking terburu-burunya, sebelah sepatu Subandrio sampai copot dan tidak dihiraukannya.

Bung Karno, Subandrio, dan Chaerul Saleh terbang ke Istana Bogor. Pimpinan rapat diambil alih Dr Leimena. Kejadian ini dilaporkan ke Soeharto. Soeharto lalu mengirim surat ke Bung Karno yang diantar Basuki Rachmat, orang kepercayaan Soeharto.

Surat itu isinya “Saya tidak akan tanggung jawab kalau saya tidak diberi kekuasaan untuk mengatasi keadaan ini”

Basuki Rachmat adalah orang yang tidak disenangi Soekarno. Karena itu Basuki Rachmat mengantar surat itu ditemani M Jusuf dan Amir Machmud.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Presiden Soekarno akhirnya mau menandatangani surat yang dinamakan Supersemar. Kemal Idris dalam buku "Kemal Idris Bertarung Dalam Revolusi" mengaku sempat membaca Supersemar itu.

Baca Juga:Kemal Idris, Jenderal Supersemar yang Pernah Cari Duit dari Bermain Judi

Isi Supersemar adalah memberikan kekuasaan kepada Soeharto untuk bertindak mengamankan situasi. Supersemar inilah yang dijadikan Soeharto mengambil alih kekuasaan dari Presiden Soekarno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak