Andi Arief vs Henry Yoso, Seteru Dua Politisi Lampung

Berasal dari Lampung tidak Andi Arief dan Henry Yoso akur

Wakos Reza Gautama
Rabu, 17 Februari 2021 | 15:40 WIB
Andi Arief vs Henry Yoso, Seteru Dua Politisi Lampung
Andi Arief dan Henry Yoso

SuaraLampung.id - Andi Arief dan Henry Yosodiningrat, adalah dua politisi asal Lampung. Andi Arief berkhidmat di Partai Demokrat sementara Henry Yoso bernaung di Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan).

Karier politik Andi Arief dan Henry Yoso sama-sama moncer. Mereka mampu mewarnai panggung politik nasional. Andi Arief pernah menjabat sebagai Wasekjen Partai Demokrat. 

Di masa pemerintahan SBY, Andi Arief diangkat sebagai  Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam. Kini Andi Arief dipercaya sebagai Ketua Bappilu Partai Demokrat. 

Sementara Henry Yoso adalah anggota DPR RI dari PDIP. Henry Yoso duduk sebagai wakil rakyat di Senayan dari Daerah Pemilihan Lampung II. 

Ayah Andi Arief dan Henry Yoso sama-sama veteran pejuang. Arief Makhya, ayah Andi Arief, adalah tokoh NU di Lampung yang pernah ikut berjuang di masa kemerdekaan. 

Ayah Henry Yoso adalah Haji Abdul Muin Dulaimi gelar Kapitan Dalom Mahkota Raja, generasi XIII dari Sai Batin Marga Pugung Penengahan. Sang ayah adalah Pejuang dan Veteran Pejuang Kemerdekaan RI.

Baik Andi Arief maupun Henry Yoso sama-sama pernah menempuh kuliah di Jogjakarta. Andi Arief di Universitas Gajah Mada (UGM) sementara Henry Yoso di Universitas Islam Indonesia (UII). 

Berasal dari Lampung tidak membuat keduanya akur. Terbukti Andi Arief dan Henry Yoso sering terlibat silang pendapat di muka publik. 

Bahkan perseteruan keduanya ini sampai ke proses hukum. Henry Yoso melaporkan Andi Arief karena menyebut dirinya dengan sebutan preman. 

Dalam satu kesempatan pertemuan Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan dengan Zulkifli Hasan di tahun 2019, Henry Yoso pernah menyinggung omongan Andi Arief ini. 

"Saya sayangkan lagi putera daerah Lampung mencuit di dalam twitternya. Mengatakan politisi PDI perjuangan sekarang fraksi otot meninggalkan fraksi otak sehat. Makanya preman seperti Henry Yosodiningrat… Astagfirullahaladzim. Gue samperin ke rumahnya. Gue gebukin di depan anak bininya nih orang," kata Henry Yoso.

Omongan Henry Yoso inilah yang membuat Andi Arief geram. Nyatanya masalah ini masih berlanjut hingga sekarang. Andi Arief berniat melaporkan Henry Yoso ke polisi. 

Andi Arief mengatakan bahwa dirinya sebetulnya telah melakukan dugaan tindak ancaman yang dilakukan oleh Henry Yosodiningrat sejak lama. Namun, kata dia, hingga kekinian tak ada itikad baik dari Henry Yosodiningrat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut yang menyangkut dengan keselamatan anak dan istirnya.

"Henry Yosodiningrat ini masih saudara saya. Jadi saya tahu perilakunya, anak, keluarga saya juga tahu. Ancaman itu tidak main-main ancaman itu cukup serius, saya juga akan menghadapi dengan serius," kata dia. 

Henry Yosodiningrat merasa tak melakukan ancaman penganiayaan terhadap Politikus Partai Demokrat Andi Arief dan keluarganya. Maka, rencana laporan yang buat Andi ke Bareskrim Polri terkait tuduhan penganiayaan dianggapnya berlebihan.

"Enggak, enggak ada (ancaman penganiayaan) itu lebay. Biarin aja biar penyidik yang periksa," kata Henry saat dihubungi Suara.com, Rabu (17/2/2021).

Henri tak menyangkal klaim Andi Arief yang menganggap masih memiliki ikatan keluarga. Namun, ia menyayangkan, orang masih bersaudara justru disebutnya telah melakukan tindakan kurang ajar karena berniat membuat laporan polisi.

"Saya tidak pernah punya reputasi di Jakarta ini yang apa seperti itu (mengancam) . Semua orang mengenal dengan baik tapi justru orang dari kampung saya yang berperilaku kurang ngajar terhadap saya gitu loh. Tidak menunjukkan sikap menghargai," tuturnya.

Lebih lanjut, ketika disinggung apa yang menjadi akar masalah yang membuat keduanya berselisih, Henry enggan menjawab. Ia justru meminta Andi untuk menjelaskannya. "Tanya-tanya sama dia lah apa yang menjadi masalahnya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak