facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hendropriyono Sebut Penghina Lagu Indonesia Raya adalah Pengkhianat

Wakos Reza Gautama Jum'at, 01 Januari 2021 | 11:07 WIB

Hendropriyono Sebut Penghina Lagu Indonesia Raya adalah Pengkhianat
Ilustrasi - Abdullah Makhmud Hendropriyono sebut pembuat parodi lagu Indonesia Raya adalah pengkhianat. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Hendropriyono menyebut bahwa pembuat parodi Lagu Indonesia Raya itu adalah penghianat.

Orang-orang seperti itu, kata Hendropriyono, adalah orang-orang yang mabuk oleh mimpinya. 

"Mrk adalah org yg mabuk oleh mimpinya, shg tdk tahu malu. Moral yang dijunjung bukan lagi moral Pancasila, dan agama yg dijunjung bukan lagi agama Allah," tuturnya. 

Hendropriyono pun mengucapkan terima kasih kepada Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia Irjen Tan Sri Abdul Hamid Bador. 

"Terimakasih kpd IGP Malaysia Tan Sri Abd Hamid Bador yg yakin, bhw Bareskrim Polri telah mengambil tindakan drastis. Alat-alat negara Indonesia akan menegakkan hukum, dg menyeret pngkhianat tsb sekaligus para penebar kebencian yg melahirkan org spt ini ke pengadilan," tutup Hendropriyono. 

Baca Juga: Penghina Lagu Indonesia Ditangkap, Polisi Malaysia Ungkap Identitas Pelaku

Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia Irjen Tan Sri Abdul Hamid Bador mengatakan, penghina lagu Indonesia Raya telah ditangkap.  Pelaku adalah warga negara Indonesia. Bekerja di Sabah, Malaysia.

Penghina lagu Indonesia Raya itu menyunting lirik lagu kebangsaan Indonesia, seperti yang viral di media sosial. Video yang bertujuan menghina RI tersebut bukan dibuat di Malaysia.

Hasil penyelidikan itu diperoleh pembuat video parodi itu dilakukan seorang buruh warga Indonesia berusia sekitar 40 tahun, yang bekerja di Sabah. Dia dicurigai menjadi pelaku pembuatan parodi lagu Indonesia Raya.

“Suspek itu ditahan di Sabah, pada Senin lepas dan PDRM (Polis Diraja Malaysia) menemukan petunjuk baru dalam penyelidikan kasus tersebut," kata Abdul Hamid dikutip dari Bernama, Kamis (31/12/2020).

“Ya, PDRM dapat petunjuk baharu bahawa pelakunya dikatakan berasal dari negara seberang (Indonesia) dan kami sedang menginterogasi untuk informasi lebih lanjut tentang pengakuannya tentang siapa yang mengedit video tersebut,” katanya di Bukit Aman, Malaysia.

Baca Juga: Polisi Malaysia Tangkap Penghina Lagu Indonesia Raya, Ini Orangnya

Abdul Hamid mengatakan, informasi tersebut telah dibagikan kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), karena kedua otoritas nasional serius tentang tindakan tersebut. Dia menjanjikan, tersangka utama pembuat video parodi diketahui dalam waktu dekat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait