- Seorang karyawati bernama Nuraini Maya Augustine tewas terlindas forklift di pabrik PT Putrabali Adyamulya, Bandar Lampung.
- Kecelakaan kerja maut yang terjadi pada hari Rabu tersebut diakibatkan oleh pandangan operator forklift yang terhalang muatan karung.
- Polresta Bandar Lampung bersama Tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memeriksa saksi mata.
SuaraLampung.id - Aktivitas kerja di area pabrik pengolahan lada milik PT Putrabali Adyamulya mendadak mencekam pada Rabu (4/11/2026) siang.
Seorang karyawati muda bernama Nuraini Maya Augustine (22) meregang nyawa di tempat setelah tertabrak dan terlindas kendaraan forklift yang tengah beroperasi.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Garuntang, Bandar Lampung tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) perusahaan.
Berdasarkan rekaman yang beredar, insiden bermula saat korban, warga Kecamatan Telukbetung Timur, terlihat melintas di koridor kerja dengan posisi kepala menunduk.
Pada saat bersamaan, sebuah forklift yang dikemudikan oleh rekan kerjanya, Taufik, melaju sambil membawa muatan tumpukan karung berisi lada.
Diduga karena pandangan terhalang muatan serta korban yang tidak menyadari kehadiran alat berat tersebut, tabrakan fatal tak terhindarkan. Tubuh karyawati berusia 22 tahun itu langsung terhantam dan terlindas ban forklift.
Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Regan Kusuma Wardani, membenarkan adanya tragedi kecelakaan kerja maut yang menimpa karyawati tersebut.
"Benar, telah terjadi peristiwa kecelakaan kerja di salah satu perusahaan di Garuntang. Korban berinisial NMA (22) meninggal dunia setelah tertabrak serta terlindas forklift yang sedang beroperasi," ujar Regan saat dikonfirmasi, Kamis (5/11/2026).
Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polresta Bandar Lampung bersama Polsek Bumi Waras dan Tim Inafis langsung bergerak melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga menyita rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk operator forklift yang terlibat.
Baca Juga: Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
"Tim Inafis sudah diterjunkan ke lokasi untuk olah TKP, mengamankan barang bukti petunjuk, dan memintai keterangan saksi-saksi. Saat ini kasusnya masih dalam tahap penyelidikan mendalam untuk mengungkap unsur kelalaian dalam kecelakaan ini," tegas Regan.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami apakah insiden maut tersebut murni kelalaian individu (faktor human error) atau terdapat pelanggaran prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3) oleh pihak manajemen perusahaan.
Berita Terkait
-
Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton
-
Murka Kerap Disuruh-suruh, Pemuda di Bandar Lampung Bantai Sepupu Jasad Dijejali ke Gorong-Gorong
-
Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya
-
Modal Obeng, Pemuda 20 Tahun Gasak Mobil Teman Sendiri di Kemiling Demi Gaya Hidup
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung
-
Sektor Pertanian Masih Jadi Penyelamat Lampung: Serap 2,14 Juta Tenaga Kerja
-
Kedok Kawin Pesanan Terbongkar di Pesawaran: Gadis 19 Tahun Ditransaksikan, Siap Dikirim ke Tiongkok
-
Diancam Istri Bakal Disandera, Pria di Way Kanan Sewa Algojo Bantai Penagih Utang Rp1 Juta
-
Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya