- Pemerintah Kota Bandar Lampung rutin menggelar operasi pasar tiga kali seminggu untuk menjaga harga bahan pokok tetap terjangkau.
- Dinas Perdagangan bersama Bulog menjual komoditas seperti beras dan gula sesuai Harga Eceran Tertinggi guna menghadapi fluktuasi harga akibat cuaca.
- Pemerintah memastikan stok pangan aman melalui pasokan daerah penyangga serta menggagas inovasi Kios Pangan untuk memudahkan akses warga.
SuaraLampung.id - Di tengah bayang-bayang kenaikan harga pangan yang menghantui dapur warga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung tidak tinggal diam.
Sebuah program bertajuk penetrasi pasar kini gencar dilakukan demi memastikan piring makan warga tetap terisi tanpa harus menguras kantong lebih dalam.
Tak tanggung-tanggung, operasi pasar ini digelar rutin tiga kali dalam sepekan. Bekerja sama dengan Bulog, Pemkot Bandar Lampung turun langsung ke tengah masyarakat untuk memastikan harga komoditas utama tetap jinak, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
"Tujuan utama kami adalah menjaga stabilitas harga. Warga harus bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau," ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, Rabu (2/9/2026).
Dalam setiap operasi, komoditas primadona seperti MinyakKita, beras, dan gula menjadi incaran utama. Erwin menegaskan bahwa seluruh item tersebut dijual ketat mengikuti aturan HET.
Ke depan, jangkauan program ini tidak hanya akan berhenti di pusat kota, tetapi ditargetkan merambah ke seluruh kecamatan di Bandarlampung agar manfaatnya terasa merata.
Namun, upaya ini bukan tanpa tantangan. Erwin mengakui bahwa fluktuasi harga saat ini merupakan dampak berantai dari faktor alam dan jalur distribusi.
"Cuaca sangat berpengaruh. Kemarau panjang membuat risiko gagal panen meningkat, sementara kendala di perjalanan kerap mengganggu distribusi," tambahnya.
Meski ancaman kemarau mengintai, warga Bandar Lampung setidaknya bisa bernapas lega. Pelaksana Harian Kepala Dinas Pangan, Ayu Kumala Dewi, memastikan stok pangan di kota ini masih dalam zona aman.
Baca Juga: Apes! Gara-gara GPS, Dua Maling Motor di Bandar Lampung Tertangkap Hanya dalam 2 Jam
Rahasianya? Kolaborasi apik dengan daerah-daerah penyangga seperti Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pringsewu, Pesawaran, dan Metro.
"Daerah-daerah penyangga inilah yang menyuplai kebutuhan beras hingga sayur-mayur kita secara rutin," ungkap Ayu.
Tak puas hanya dengan penetrasi pasar konvensional, Pemkot kini menggagas inovasi baru: Kios Pangan. Berbeda dengan pasar tradisional, kios-kios ini akan ditempatkan di lokasi strategis di luar pasar utama. Tujuannya satu, mempermudah akses warga terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). (ANTARA)
Berita Terkait
-
Apes! Gara-gara GPS, Dua Maling Motor di Bandar Lampung Tertangkap Hanya dalam 2 Jam
-
Siap-Siap Macet! Cek Rute Rekayasa Lalin di PKOR Way Halim Sabtu Sore Ini
-
Gerak-gerik Mencurigakan, 2 Pemuda Langsung Digeledah Warga Rajabasa: Hasilnya Mencengangkan!
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung
-
Kotak Rokok Berisi Sabu, Kurir Sistem Tempel Tak Berkutik Dicegat Polisi di Kedaton
-
Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka
-
Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan