- Seorang pria berinisial ZA merampas harta benda milik EW setelah berkenalan dan bertemu melalui media sosial Facebook.
- Peristiwa perampokan terjadi di kawasan ladang Kampung Sanggar Buana saat pelaku berpura-pura ingin buang air kecil.
- Tim Tekab 308 Polsek Seputih Banyak berhasil menangkap pelaku di Gunung Agung pada hari Jumat, 3 Juli 2026.
SuaraLampung.id - Berawal dari sapaan hangat di layar ponsel, berakhir dengan petaka di tengah ladang. Itulah nasib pilu yang menimpa EW (40), seorang wanita asal Rumbia, Lampung Tengah, yang menjadi korban keganasan teman Facebook.
Alih-alih mendapatkan pertemanan yang tulus, EW justru masuk ke dalam jebakan maut yang dirancang oleh ZA (34), seorang pria asal Tanggamus yang kini harus meringkuk di balik jeruji besi.
Kisah ini bermula dari dunia maya. Melalui beranda Facebook, ZA berhasil meluluhkan hati EW hingga keduanya sepakat untuk bertemu secara langsung. Tanpa rasa curiga, EW memacu sepeda motor Honda Vario miliknya menuju titik pertemuan yang dijanjikan.
Namun, suasana hangat pertemuan itu seketika berubah mencekam saat mereka melintasi jalan sepi di kawasan peladangan Kampung Sanggar Buana. Di tempat yang jauh dari hiruk-pikuk warga itulah, ZA mulai melancarkan akal bulusnya.
Modus yang digunakan ZA tergolong klasik namun mematikan. Ia mendadak meminta korban menepi dengan dalih tidak tahan ingin buang air kecil. Begitu EW lengah, begal ini langsung menunjukkan wajah aslinya.
"Saat korban tidak waspada, pelaku mendorongnya hingga terjatuh. Tanpa ampun, ia merampas tas dan membawa kabur sepeda motor korban," ungkap Kapolsek Seputih Banyak, AKP Hairil Rizal, Senin (6/7/2026).
EW hanya bisa terpaku saat melihat motor dan harta bendanya senilai Rp20 juta, termasuk ponsel, KTP, dan uang tunai, hilang ditelan kegelapan ladang.
Pelarian ZA tidak berlangsung lama. Kehebatan Tim Tekab 308 Presisi Polsek Seputih Banyak teruji saat mereka berhasil melacak jejak pelaku hingga ke wilayah Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai. Pada Jumat (3/7/2026) malam, ZA diringkus tanpa perlawanan berarti.
Meski dua unit ponsel berhasil diamankan, polisi masih memiliki pekerjaan rumah untuk memburu sepeda motor korban yang diduga telah dijual ke wilayah Rawajitu, Tulang Bawang.
Baca Juga: Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah
Kini, ZA terancam menghabiskan masa mudanya di penjara dengan jeratan Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi siapa saja yang gemar berselancar di media sosial. Kapolsek AKP Hairil Rizal mewanti-wanti masyarakat agar tidak mudah terbuai oleh sosok yang baru dikenal di dunia maya.
"Jangan mudah percaya untuk bertemu di lokasi sunyi dengan orang yang baru dikenal. Kejahatan sering kali bersembunyi di balik profil yang terlihat ramah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Aksi Kilat Tekab 308 Temukan Mobil Paket yang Dicuri di Lampung Tengah
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Sempat Hilang, Pencari Ikan Ditemukan Meninggal di Sungai Rejosari Lampung Tengah
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik