Wakos Reza Gautama
Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:37 WIB
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang secara resmi menggunakan rangkaian ekonomi premium pada kereta api (KA) Rajabasa yang menawarkan kenyamanan lebih bagi penumpang tanpa menaikkan tarif perjalanan. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • PT KAI Divre IV Tanjungkarang resmi meluncurkan KA Rajabasa dengan rangkaian Ekonomi Premium mulai Sabtu, 6 Juli 2024.
  • Rangkaian baru ini menghadirkan kursi reclining dengan konfigurasi 2-2 demi meningkatkan kenyamanan penumpang rute Tanjungkarang menuju Kertapati.
  • Tarif perjalanan tetap sebesar Rp32.000 meskipun fasilitas telah ditingkatkan secara signifikan bagi seluruh penumpang KA Rajabasa.

SuaraLampung.id - Kabar gembira bagi para pelancong lintas Lampung-Sumatera Selatan. Era perjalanan kereta api yang identik dengan kursi tegak dan ruang sempit kini resmi berakhir.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang baru saja meluncurkan wajah baru KA Rajabasa yang jauh lebih mewah, namun tetap ramah di kantong.

Mulai Sabtu (6/7/2024), KA Rajabasa resmi beroperasi menggunakan rangkaian Ekonomi Premium. Perubahan ini bukan sekadar polesan warna, melainkan transformasi total pada sisi kenyamanan penumpang.

"Perubahan paling mencolok ada pada konfigurasi tempat duduk. Jika sebelumnya menggunakan formasi 3-2 yang padat, kini diubah menjadi 2-2," ungkap Eko Dodit Hertanto, Manajer Angkutan Fasilitas dan Pelayanan Penumpang KAI Tanjungkarang.

Tak hanya lebih lega, kursi yang digunakan kini adalah jenis reclining seat. Artinya, penumpang bisa mengatur kemiringan sandaran kursi sesuai kenyamanan masing-masing.

Tidak ada lagi drama lutut bersentuhan dengan penumpang di depan atau duduk berhimpitan sepanjang perjalanan Tanjungkarang-Kertapati.

Di tengah tren kenaikan harga berbagai kebutuhan, KAI memberikan kejutan yang sulit dipercaya. Meski fasilitas meningkat drastis ke kelas premium, tarif KA Rajabasa dipastikan tidak naik.

"Tarif tetap, tidak ada kenaikan. Untuk relasi Tanjungkarang-Kertapati, penumpang cukup membayar Rp32.000 saja. Kami ingin masyarakat menikmati layanan berkelas dengan harga yang sangat terjangkau," tegas Eko.

Respons masyarakat pun luar biasa. Pada hari perdana peluncurannya, sebanyak 640 kursi yang disediakan langsung ludes terjual.

Baca Juga: Geser CCTV Pakai Bambu, Trik Licik Bartender di Bandar Lampung Gasak Harta Teman Kerja

Antrean digital di aplikasi Access by KAI menjadi saksi betapa tingginya kerinduan masyarakat akan transportasi publik yang manusiawi namun murah.

Kepala Dinas Perhubungan Lampung, Bambang Sumbogo, menilai langkah ini sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah bagi warga.

"Kapasitas rangkaian sebenarnya bisa mencapai 848 kursi, namun demi menjaga kenyamanan agar penumpang tidak berdesakan, kami sesuaikan menjadi 640 kursi saja," jelasnya.

Mengingat tingginya antusiasme, calon penumpang disarankan untuk melakukan perencanaan perjalanan lebih awal. Tiket KA Rajabasa kini sudah bisa dipesan hingga 45 hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI. (ANTARA)

Load More