- Kabupaten Lampung Selatan membidik posisi tuan rumah PON XXIII 2032 melalui pengajuan bersama dengan Provinsi Banten.
- Tim visitasi KONI Lampung menyurvei kesiapan infrastruktur olahraga dan fasilitas penunjang di Lampung Selatan pada 8 April 2026.
- Hasil survei menunjukkan potensi besar pada venue olahraga serta komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi standar teknis nasional.
SuaraLampung.id - Angin segar berembus dari pesisir dan perbukitan Kabupaten Lampung Selatan. Bukan sekadar kabar burung, wilayah yang dikenal sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera ini kini tengah membidik sejarah baru menjadi salah satu pusat utama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.
Langkah besar ini mulai terlihat nyata saat tim visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung melakukan survei mendalam pada Rabu (8/4/2026).
Mereka menyisir satu per satu titik potensial yang akan diajukan bersama Provinsi Banten dalam bursa pencalonan tuan rumah bersama.
"Secara keseluruhan, Lampung Selatan memiliki potensi besar. Ada catatan teknis yang perlu ditindaklanjuti, namun pondasinya sudah sangat kuat," ujar Yopi Hutomo Bhakti, perwakilan tim visitasi KONI Lampung.
Salah satu permata tersembunyi yang disorot adalah area paralayang di Batu Alif. Bagi KONI, lokasi ini bukan sekadar tempat bertanding, melainkan magnet sport tourism yang menjanjikan.
Bayangkan para atlet terbang dengan latar pemandangan alam yang eksotis, sebuah nilai jual yang sulit ditemukan di daerah lain. Dukungan pun mengalir deras dari akar rumput.
"Pengelola dan pemilik lahan sudah menyatakan kesiapan penuh untuk pengembangan sesuai standar nasional," tambah Yopi.
Keseriusan ini didukung dengan fasilitas penunjang di sekitarnya, termasuk Kedas Resort dan deretan penginapan yang siap menampung para tamu dan ofisial.
Tak hanya mengandalkan keindahan alam, tim visitasi juga membedah kesiapan infrastruktur fisik. Stadion Raden Intan dan Stadion Jati masuk dalam radar pantauan.
Baca Juga: Mantan Kekasih Rasa Begal: Mahasiswi Ditampar dan Dirampok di Natar, Videonya Disebar ke Medsos
Meski ada catatan khusus mengenai perbaikan lintasan tartan di Stadion Jati, kedua lokasi ini dinilai memiliki aura kompetisi yang kuat.
Sementara itu, GOR Way Handak disebut-sebut sudah mendekati standar nasional. Dengan fasilitas ruang pendukung yang lengkap, GOR ini hanya butuh sentuhan renovasi pada bagian atap untuk menjadi arena yang sempurna bagi para atlet dalam negeri.
Bergeser ke arah pantai, tim mengevaluasi Grand Elty Krakatoa dan Rio by The Beach untuk cabang olahraga air dan pantai.
Hasilnya? Rio by The Beach mencuri perhatian sebagai kandidat terkuat venue Voli Pantai dan Beach Handball. Hamparan pasir dan tata letaknya dinilai paling memenuhi standar teknis, meski akses jalan menuju lokasi masih menjadi "pekerjaan rumah" bagi pemerintah daerah.
Mimpi menjadi tuan rumah ini disambut hangat oleh pemerintah setempat. Dalam pertemuan di Kantor KONI Lampung Selatan, jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga menyatakan komitmen total.
Bahkan, mereka mengusulkan penambahan cabang olahraga unggulan, seperti atletik, untuk dipertandingkan di tanah Lampung Selatan.
Berita Terkait
-
Mantan Kekasih Rasa Begal: Mahasiswi Ditampar dan Dirampok di Natar, Videonya Disebar ke Medsos
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini, Kamis 12 Maret 2026: Cek Jam Magrib dan Doa Berbuka
-
3 Lokasi Pemandian Air Panas di Kaki Gunung Rajabasa untuk Wisata Relaksasi di Lampung
-
Nelayan Hilang di Lampung Selatan: Operasi SAR Dihentikan Setelah 7 Hari Pencarian
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
7 Kelebihan Naik Travel untuk Perjalanan Antarkota
-
Nyawa ASN di Metro Berakhir dengan Peluru di Pelipis, Polisi Buru Pelaku Penembakan
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal