- Sebuah rumah warga di Way Jepara tersambar petir pada Selasa, 3 Maret 2026, saat penghuni sedang berbuka puasa.
- Sambaran petir menyebabkan kerusakan atap, dinding, dan televisi, serta melukai empat orang anggota keluarga pemilik rumah.
- Kapolsek Way Jepara mengimbau warga agar waspada dan menghindari penggunaan alat elektronik saat terjadi hujan badai disertai petir.
SuaraLampung.id - Hujan deras disertai petir menyebabkan sebuah rumah warga di Dusun Bungur RT/RW 011/004, Desa Labuhan Ratu Danau, Kecamatan Way Jepara, Kabupaten Lampung Timur, tersambar petir, Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian itu, sejumlah penghuni rumah mengalami luka-luka dan bangunan mengalami kerusakan.
Kapolsek Way Jepara Iptu Siregar mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama keluarganya tengah berada di dalam rumah sambil menunggu waktu berbuka puasa. Saat itu, kondisi cuaca di wilayah tersebut sedang diguyur hujan deras disertai petir.
“Petir tiba-tiba menyambar rumah korban ketika seluruh keluarga sedang menonton televisi. Akibat sambaran tersebut, bagian atap dan dinding rumah mengalami kerusakan,” kata Siregar saat dikonfirmasi, Rabu, 4 Maret 2026.
Rumah yang tersambar petir diketahui milik Ahmad Sairul Alim (34), seorang wiraswasta, warga Dusun Bungur RT/RW 011/004 Desa Labuhan Ratu Danau, Way Jepara. Saat kejadian, ia berada di rumah bersama istrinya Nurwanti, dua anaknya Al-Fahmi Nurul Ramadan dan Intan Nurul Hakiki, serta kedua orang tuanya, Mardi Gondo dan Gini.
Sambaran petir tersebut mengakibatkan bagian atap rumah rusak dan dinding yang terbuat dari GRC jebol. Selain itu, satu unit televisi yang tengah digunakan keluarga tersebut juga mengalami kerusakan.
Akibat kejadian itu, Ahmad Sairul Alim mengalami luka di bagian kepala serta luka bakar di pundak dan punggung. Ia kemudian dirujuk ke RSUD Sukadana untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Selain Ahmad, beberapa anggota keluarga lainnya juga mengalami luka ringan. Wondo dilaporkan mengalami luka lecet di badan, Al-Fahmi Nurul Ramadan mengalami luka lecet, dan Gini juga mengalami luka lecet akibat insiden tersebut.
Iptu Siregar menambahkan, pihak kepolisian bersama aparat setempat telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Polisi juga mengimbau warga agar lebih waspada saat terjadi hujan deras yang disertai petir.
“Untuk sementara kerugian materiil masih dalam pendataan. Kami mengimbau masyarakat agar menghindari penggunaan peralatan elektronik saat terjadi petir guna mencegah risiko serupa,” tukasnya.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Alam Tak Merestui? Badai Petir dan Tornado Menerjang Sesaat Lionel Messi Cs Tiba di AS
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Beli Motor Lewat Facebook, Pemuda di Way Kanan Malah Ditodong Senjata Api
-
Modal Sapu dan Hanger, Pelarian 10 Bulan Otak Pembobol Rumah di Bandar Lampung Berakhir
-
Mahar Rp126 Ribu di Balik Jeruji: Kisah Haru Akad Nikah Tahanan Narkoba di Polres Pringsewu
-
Tak Terima Ditagih Utang, Kakak Beradik di Pringsewu Kompak Aniaya Korban
-
Ironi Oknum ASN di Tanggamus: Nekat Curi Jalak Suren Pakai Bambu 10 Meter Demi Nyabu