- Tingkat penghunian kamar hotel berbintang di Lampung naik pada September 2025
- Jumlah tamu di hotel berbintang juga meningkat signifikan
- Hotel bintang 4 dan 5 memiliki tingkat hunian tertinggi
SuaraLampung.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung baru saja merilis data yang menunjukkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Lampung.
Data BPS Lampung menunjukkan adanya lonjakan hunian kamar hotel berbintang secara signifikan pada September 2025. Angka ini naik 2,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
"Pada September 2025, TPK hotel berbintang di Lampung mencapai 43,37 persen. Ini merupakan peningkatan yang cukup baik dibandingkan Agustus 2025 yang hanya 40,81 persen," terang M. Sabiel Adi Prakasa, Statistisi Ahli Muda BPS Provinsi Lampung, Senin (3/11/2025).
Meskipun terjadi peningkatan bulanan yang menggembirakan, Sabiel juga menyoroti bahwa TPK ini masih sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama di tahun 2024, yakni mengalami penurunan sebesar 5,90 persen.
Selama September 2025, total 89.236 tamu membanjiri hotel-hotel berbintang di Lampung. Angka ini naik 2,55 persen atau sekitar 2.218 orang tamu dibandingkan bulan Agustus.
Menariknya, dari puluhan ribu tamu tersebut, 871 orang adalah turis asing yang penasaran dengan pesona Lampung, sementara 88.365 orang adalah wisatawan domestik yang tak kalah antusias menjelajahi provinsi ini.
Berdasarkan klasifikasi hotel berbintang, TPK pada September 2025 menunjukkan:
- Hotel Bintang 1 dan 2: 34,02 persen
- Hotel Bintang 3: 44,08 persen
- Hotel Bintang 4 dan 5: 48,94 persen
Sementara itu, hotel non-bintang mengalami sedikit penurunan TPK sebesar 1 persen, dari 23,88 persen di bulan sebelumnya menjadi 22,88 persen di September 2025.
Rata-rata Lama Menginap Tamu (RLMT) di hotel berbintang Lampung juga menunjukkan peningkatan tipis. Pada September 2025, RLMT tercatat 1,33 hari, naik 0,01 hari dibandingkan Agustus 2025 (1,32 hari).
Baca Juga: Jembatan Liwa-Hanakau Putus Diterjang Banjir, Pemkab Lambar Tempuh Perbaikan Darurat
Uniknya, turis asing tampaknya lebih betah berlama-lama, dengan rata-rata menginap 3,01 hari. Sedangkan tamu domestik rata-rata menginap selama 1,32 hari.
Ini bisa menjadi sinyal bagi pengelola hotel dan agen wisata untuk menciptakan paket-paket menarik agar wisatawan, terutama domestik, bisa tinggal lebih lama lagi di Lampung. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
139 SPPG Bandar Lampung Lolos Uji Sanitasi Ketat, Ribuan Juru Masak Disertifikasi Khusus
-
Dirawat Sejak Masih Telur, Buaya Peliharaan di Panjang Dievakuasi karena Bikin Tetangga Waswas
-
Geger Tapir Masuk Kebun Sawit di Mesuji, Mantan Bupati Khamamik Turun Gunung Evakuasi
-
Serunya Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Kulineran hingga Berburu Hadiah
-
Penjaga Gedung Walet di Metro Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar Mandi