Tasmalinda
Minggu, 01 Februari 2026 | 16:55 WIB
7 amalan wanita haid di malam nisfu syaban agar tetap meraih berkah
Baca 10 detik
  • Wanita haid tetap dapat meraih keberkahan Malam Nisfu Sya'ban melalui amalan non-fisik seperti dzikir dan istighfar.
  • Amalan utama bagi wanita haid mencakup sungguh-sungguh berdoa, membaca shalawat nabi, serta merenungi terjemahan Al-Qur'an.
  • Keberkahan malam istimewa tersebut juga diperoleh melalui sedekah, introspeksi diri, dan memaafkan orang lain tanpa terkecuali.

SuaraLampung.id - Malam Nisfu Syaban adalah malam penuh harap, malam ketika ampunan, rahmat, dan doa-doa diyakini lebih dekat untuk dikabulkan. Namun, tak sedikit perempuan yang merasa kehilangan kesempatan beribadah karena sedang haid. Padahal, Islam adalah agama yang memudahkan, bukan membatasi.

Meski tidak dapat menjalankan sholat atau puasa, wanita yang sedang haid tetap memiliki banyak jalan untuk meraih keberkahan Malam Nisfu Sya’ban. Ibadah tidak selalu berbentuk gerakan fisik. Ada amalan hati, lisan, dan niat yang nilainya tak kalah besar.

Berikut 7 amalan yang bisa dilakukan wanita haid agar malam Nisfu Sya’ban tetap bermakna dan penuh pahala.

1. Memperbanyak Istighfar dan Dzikir
Dzikir adalah ibadah paling luas dan fleksibel. Wanita haid dianjurkan memperbanyak istighfar, tasbih, tahmid, dan tahlil baik dengan suara lirih maupun dalam hati.

Kalimat sederhana seperti Astaghfirullah yang diucapkan berulang dengan kesadaran bisa menjadi pembuka pintu ampunan.

2. Berdoa dengan Sungguh-Sungguh
Doa tidak terhalang oleh kondisi haid. Justru di Malam Nisfu Sya’ban, doa menjadi amalan utama. Sampaikan semua harapan: tentang keluarga, rezeki, jodoh, kesehatan, hingga ketenangan hati.

Tak harus bahasa Arab. Doa dengan bahasa sendiri, yang lahir dari hati, sering kali lebih jujur dan dalam.

3. Membaca Shalawat Nabi
Shalawat adalah amalan ringan namun berpahala besar. Membacanya di malam penuh rahmat akan menjadi penghubung doa-doa kepada Allah SWT.

Selain menenangkan hati, shalawat juga diyakini membuka keberkahan dalam hidup.

Baca Juga: Tarif Tol Lampung Terbaru 2026 Lengkap Semua Gerbang Bakauheni-Terbanggi Besar

4. Mendengarkan atau Membaca Terjemahan Al-Qur’an
Meski tidak membaca mushaf secara langsung, wanita haid tetap bisa mendengarkan lantunan Al-Qur’an, atau membaca terjemahan dan tafsirnya.

Merenungi makna ayat-ayat Al-Qur’an adalah bentuk ibadah yang sering kali terlupakan, namun sangat bernilai.

5. Memperbanyak Sedekah
Sedekah tidak selalu harus besar. Membantu orang tua di rumah, berbagi makanan, atau menolong sesama dengan tenaga dan perhatian juga termasuk sedekah.

Niatkan semua kebaikan itu sebagai ibadah—terutama di malam istimewa seperti Nisfu Sya’ban.

6. Muhasabah dan Memperbaiki Niat Hidup
Gunakan malam ini untuk merenung dan mengevaluasi diri. Apa yang perlu diperbaiki? Dosa apa yang ingin ditinggalkan? Hubungan siapa yang perlu dipulihkan?

Muhasabah yang jujur sering menjadi awal perubahan besar dalam hidup.

Load More