- Personel Korem 043/Gatam menangkap pelempar batu di Tol Bakter
- Tiga remaja menjadi pelaku pelemparan batu ke kendaraan
- Semua pihak mengapresiasi respons cepat petugas keamanan tol
SuaraLampung.id - Aksi nekat pelemparan batu ke kendaraan di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) yang meresahkan pengguna jalan, berhasil diungkap dalam waktu kurang dari 24 jam.
Berkat kesigapan personel bantuan keamanan objek vital dari Korem 043/Garuda Hitam (Gatam) dan warga, para pelaku kini telah diamankan.
Manajer Public Affairs PT Hakaaston Ruas Tol Bakter, M Alkautsar, menegaskan komitmen penuh dalam menjaga keamanan.
"Kurang dari 24 jam setelah menerima laporan kejadian pelemparan batu di Km 45+800 B, personel BKO bersama warga berhasil mengamankan para pelaku," ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Insiden pelemparan batu ini terjadi pada Kamis (23/10/2025) malam, sekitar pukul 20.24 WIB, tepatnya di wilayah Desa Rantau Minyak, Dusun Kali Pasir.
Sebuah kendaraan Toyota Raize bernomor polisi BE 1604 XX yang dikemudikan Dedi Irawan, warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, menjadi korban keganasan batu-batu tersebut.
Tak menunggu lama, Tim BKO 232 bersama Tim Bravo segera bergerak cepat melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Informasi dari warga menjadi kunci! Tiga remaja yang ternyata masih di bawah umur, berinisial F (14), R (14), dan S (11), teridentifikasi sebagai pelaku. Mereka diketahui berasal dari Desa Batu Liman.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Desa Batu Liman dan langsung mendatangi rumah para pelaku. Ketiganya mengakui perbuatan mereka dan setuju untuk hadir bersama orang tua dalam pertemuan mediasi yang difasilitasi kepala desa dan tim keamanan.
Baca Juga: Mahasiswa Unila Tewas Usai Diksar Mahepel: 8 Tersangka Ditetapkan, Ini Perannya
M Alkautsar menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas sinergi luar biasa antara petugas BKO, tim Bravo, aparat desa, dan masyarakat sekitar.
"Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim BKO dari Korem 043/Gatam, Bravo, Aparat Desa dan masyarakat sekitar yang sigap dalam menangani insiden ini," katanya.
PT Hakaaston (HKA) selaku operator Tol Bakauheni-Terbanggi Besar berjanji akan terus meningkatkan sistem pengawasan dan patroli rutin selama 24 jam. Tujuannya jelas: agar pengguna jalan tol dapat berkendara dengan rasa aman, nyaman, dan tenang.
Korban pelemparan batu, Dedi Irawan, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas respons cepat yang ia terima.
"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Manajemen tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar beserta personel BKO Korem 043/Gatam atas respon cepat dan bantuan yang diberikan," ujar Dedi. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Mahasiswa Unila Tewas Usai Diksar Mahepel: 8 Tersangka Ditetapkan, Ini Perannya
-
121 Koperasi Desa Merah Putih di Lampung Mulai Geliat
-
Diskes Bandar Lampung Pastikan Belum Ada Kasus Influenza Tipe A, Ingatkan Pesan Penting Ini
-
Bandar Lampung Siap Jadi Pusat Perdagangan Nasional, Didukung Penuh Pemprov
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan
-
Injak Kepala Teman hingga Tewas, Pelarian Buronan Pringsewu Kandas di Tangan Tekab 308
-
Ibu di Tubaba Ditemukan Hangus Usai Rumahnya Ludes Dilalap Si Jago Merah
-
Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik
-
Solusi Cerdas di Balik Limbah MBG: Polinela Sulap Sisa Makanan Jadi Duit Lewat Magot