- Balai Karantina Lampung memastikan cengkih radioaktif tidak diekspor langsung dari Lampung
- Cengkih tersebut dikirim ke Surabaya sebelum diekspor ke Amerika Serikat
- Hanya satu kontainer cengkih diduga terkontaminasi Cesium-137
SuaraLampung.id - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Lampung memastikan bahwa cengkih yang terpapar radioaktif tidak diekspor langsung dari Lampung.
"Cengkih ini ekspornya dari Surabaya tidak langsung dari Lampung," kata Kepala Balai Karantina Lampung Donni Muksydayan, Rabu (22/10/2025).
Namun begitu, ia pun membenarkan bahwa cengkih tersebut dari Lampung yang didrop ke Surabaya untuk diekspor ke luar negeri termasuk Amerika yang menemukan adanya unsur radioaktif.
"Jadi kan rantai pasoknya banyak tapi sumber cengkih yang dibeli salah satunya dari Lampung. Tapi kami pastikan ekspor cengkih langsung ke Amerika dari Lampung tidak ada," kata dia.
Menurutnya, cengkih yang selama ini ditangani oleh Karantina Pertanian Lampung hanya untuk pasar domestik.
"Selama ini cengkih yang kami layanin di Karantina Lampung itu masih untuk pasar domestik," kata dia.
Donni berharap temuan ini segera terselesaikan agar tidak menjadi sentimen negatif, tetapi yang jelas temuan adanya radioaktif pada cengkih tersebut tidak masuk pada protokoler Karantina.
"Cemaran ini temuan baru. Maka dari itu kita harus hormati, sehingga sekarang sambil menunggu rekomendasi seperti apa dari tim Satgas Pusat, kami sudah komunikasi dan bertemu dengan pelakunya untuk sementara mereka diminta untuk tunda ekspor cengkih khusus ke Amerika kalau daerah lain masih," kata dia.
Kabar mengejutkan datang dari sektor pertanian Lampung. Sejumlah cengkih asal Lampung diduga terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).
Baca Juga: Cengkeh Lampung Terkontaminasi Zat Radioaktif Cesium-137, Bagaimana Nasib Petani dan Ekspor?
Penemuan ini diumumkan oleh Satuan Tugas Penanganan Kerawanan Bahaya Radiasi Radionuklida Cesium-137 (Satgas Penanganan Cs-137), yang kini tengah bergerak cepat untuk menelusuri sumber dan dampak kontaminasi.
Menurut Ketua Bidang Diplomasi dan Komunikasi Satgas Penanganan Radiasi Radionuklida Cs-137, Bara Krishna Hasibuan, hanya satu kontainer berisi cengkih yang secara spesifik "diduga atau suspect" terkontaminasi Cs-137.
Kontainer ini, yang sebelumnya dikirim ke Amerika Serikat (AS), dijadwalkan akan tiba kembali di Surabaya pada 29 Oktober 2025.
"Dari 12 kontainer yang dikirim ke Amerika Serikat, hanya satu yang terkontaminasi. Sebelas kontainer lainnya yang masih dalam perjalanan menuju AS telah diperintahkan untuk kembali ke Surabaya," jelas Bara dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (20/10/2025) lalu.
Satgas Penanganan Cs-137 telah memastikan kesiapan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk menangani kedatangan kontainer yang dicurigai ini.
Pemeriksaan menyeluruh akan dilakukan baik di pelabuhan maupun di laboratorium uji. Jika terbukti positif terkontaminasi, produk tersebut akan segera dimusnahkan demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Berita Terkait
-
Cengkeh Lampung Terkontaminasi Zat Radioaktif Cesium-137, Bagaimana Nasib Petani dan Ekspor?
-
Cemburu Berujung Petaka: Wanita di Bandar Lampung Rusak Bagian Sensitif Kekasih Gelap
-
Pabrik Refinery Minyak Sawit Kelas Dunia Hadir di Lampung, Nilai Investasinya Fantastis
-
Siswi SMP Disekap di Penginapan di Bandar Lampung Diduga Dilecehkan, Ibu Korban Histeris
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Membangkitkan Raksasa yang Tertidur: Misi Besar Lampung Kembalikan Kejayaan Udang Dipasena
-
Palsukan Dokumen Sporadik Tanah, Pria di Bandar Lampung Masuk Penjara
-
Transaksi Tembus Rp3,1 Miliar! Belanja dan Pesona Budaya di Bandar Lampung Expo 2026
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional