- Jabatan Wakapolda Lampung beralih dari Brigjen Ahmad Ramadhan ke Brigjen Sumarto
- Saat ini Brigjen Sumarto menjabat sebagai Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri
- Sementara Ahmad Ramadhan dimutasi menjadi Dosen di Akpol
SuaraLampung.id - Selain Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika yang diganti, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memutasi Wakapolda Lampung Brigjen Ahmad Ramadhan.
Dalam Surat Telegram Kapolri NOMOR: ST/ 2134 /IX/KEP./2025, Ahmad Ramadhan dipindah menjadi Dosen Kepolisian Utama Tk I Akpol Lemdiklat Polri .
Penggantinya sebagai Wakapolda Lampung adalah Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Polri, Brigjen Pol Sumarto.
Nama Brigjen Sumarto sempat menjadi perbincangan hangat dan menjadi sorotan publik ketika ia menandatangani Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) terkait dugaan penghentian penyelidikan kasus ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo.
Kasus yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) ini menyedot perhatian media nasional. Dalam keterangannya saat itu, Brigjen Sumarto menjelaskan bahwa alasan pemberhentian penyelidikan ini karena fakta dan data yang diserahkan oleh TPUA tergolong sebagai data sekunder.
Menurutnya, data sekunder tersebut tidak memiliki kekuatan pembuktian yang kuat untuk melanjutkan proses penyelidikan. Keputusan Bareskrim ini, di bawah kewenangannya, diklaim sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Meskipun menuai pro dan kontra, keputusan tersebut menunjukkan ketegasan Brigjen Sumarto dalam mengambil sikap berdasarkan analisis bukti yang ada, sebuah karakter yang mungkin akan teruji lagi dalam tugas-tugasnya di Lampung.
Jejak Karier Cemerlang Lulusan Akpol 1991
Brigjen Sumarto adalah alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Perjalanan kariernya di institusi Bhayangkara terbilang lengkap, mulai dari level Polsek hingga Mabes Polri.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Kapolda Lampung, Segini Harta Kekayaan Brigjen Helfi Assegaf
Ia pernah menjabat sebagai Pamapta Polresta Kediri dan Kapolsek Mojoroto di awal kariernya. Kemudian, ia juga pernah menjadi Kanitidik Prodag Impek Bag Serse Ditserse Polda Jatim dan Kapolres Sijunjung, Polda Sumbar.
Pada tahun 2017, ia dipercaya sebagai Dirreskrimsus Polda Kalteng. Setahun kemudian, tepatnya 20 Maret 2018, ia menjabat sebagai Kapolresta Banjarmasin, sebuah posisi yang membutuhkan kepemimpinan kuat di kota besar.
Setelah itu, kariernya terus menanjak, menjabat sebagai Kakorwa Waketbidminwa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri pada tahun 2020.
Sebelum meraih bintang satu, ia mengemban amanah sebagai Kabagrenmin Divpropam Polri pada tahun 2022. Puncaknya, ia promosi menjadi Karoprovos Divpropam Polri pada 2023, yang kemudian mengantarkannya ke posisi Karowassidik Bareskrim Polri pada 2024, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakapolda Lampung.
Dengan segudang pengalaman dan jejak rekam yang cukup panjang, Brigjen Sumarto diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Polda Lampung dan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Penyelundupan 98 Burung Ilegal ke Jawa Berakhir di Pelabuhan Bakauheni
-
Kunci Adik Tiri di Kamar, Pria Way Kanan Gasak Uang Rp17 Juta Milik Orang Tua
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
Niat Jual Motor di Facebook, Warga Bandar Lampung Malah Apes: Scoopy Rp22 Juta Melayang
-
Bara di Anak Tuha: Saat Sengketa Lahan Berujung Pembakaran PT BSA