SuaraLampung.id - Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meminta kabupaten dan kotamemperkuat pengawasan terhadap pangan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pernyataan Jihan ini menanggapi kasus keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Lampung.
"Pemerintah Provinsi Lampung menekankan agar setiap kabupaten serta kota segera memperkuat pengawasan pangan mulai dari distribusi, proses penyajian, higienitas, hingga rantai penyimpanan bahan baku," ujar Jihan, Kamis (11/9/2025).
Ia mengatakan, meski kasus keracunan sempat terjadi, namun tidak berstatus sebagai kejadian luar biasa. Akan tetapi hal tersebut tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
"Agenda ini sangat penting, karena sesuai arahan Presiden tentang percepatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Namun dalam perjalanannya masih ada dinamika di beberapa lokasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang perlu segera dievaluasi," katanya.
Jihan menjelaskan telah dilakukan pula evaluasi atas dinamika yang terjadi di lapangan, khususnya terkait kasus keracunan makanan di sejumlah daerah.
"Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis bukan hanya diukur dari capaian jumlah penerima, tetapi juga dari jaminan kualitas dan keamanan pangan yang disalurkan," ucap dia.
Oleh karena itu, Jihan menyebut pemerintah daerah menargetkan tidak ada lagi kasus keracunan yang mencoreng kredibilitas program nasional tersebut.
“Kami menargetkan zero accident atau nol kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis. Jangan sampai program yang ini justru berubah menjadi makan yang membuat sakit,” ujar dia.
Baca Juga: Menag Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie: Pesannya Menyentuh Hati
Diketahui sebelumnya 247 siswa sekolah dasar, dan sekolah menengah pertama yang masuk dalam jangkauan pelayanan dapur SPPG Sukabumi Bandarlampung pada Jumat (29/8/2025) mengalami keracunan massal.
Berdasarkan sidak BBPOM Lampung hasil uji awal makanan tersebut tercemar bakteri Escherichia Coli dari air yang digunakan dalam pengolahan makanan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Menag Resmikan Masjid Raya Al-Bakrie: Pesannya Menyentuh Hati
-
Jangan Telat Lagi! Pemkot Bandar Lampung Perpanjang Pembayaran PBB Hingga Akhir 2025
-
Harga Singkong Anjlok, Gubernur Lampung Dorong Petani Beralih ke Padi dan Jagung
-
Sinergi JungleSea dan Bhayangkara FC Akan Dongkrak Pariwisata dan Olahraga Lampung
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
BRI Lebaran 2026: Kirim THR Digital Cukup 6 Langkah Lewat Fitur QRIS Transfer BRImo
-
Lebaran Aman dan Nyaman Bersama BRI: 80% Wilayah Indonesia Dijangkau 1,2 Juta Agen BRILink