SuaraLampung.id - Pemerintah Kota Bandar Lampung memperbaiki seluas 1.900 meter persegi marka jalan pada tahun 2025 ini untuk keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan raya.
"Tahun ini kami hanya mampu menangani sekitar 1.900 meter persegi karena keterbatasan anggaran," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bandarlampung Iskandar Zulkarnain, Jumat (29/8/2025).
Dia menjelaskan, kebutuhan perbaikan marka jalan di Bandar Lampung sebenarnya mencapai 23.000 meter persegi, sehingga pada 2026 Dishub bakal mengajukan anggaran kembali guna memenuhinya.
“Jika dilihat dari kebutuhan sebenarnya, memang masih jauh dari cukup. Karena itu, di 2026 kita akan kembali mengajukan anggaran tambahan,” jelasnya.
Iskandar Zulkarnain mengatakan, marka jalan ini penting, karena berhubungan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.
"Jika tidak segera diperbaiki, tentu akan membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua,” katanya.
Menurut Iskandar, marka jalan memiliki usia pakai antara dua hingga tiga tahun. Karena itu, perawatan dan pengecatan ulang harus terus dilakukan secara berkala agar tetap berfungsi maksimal dalam membantu keselamatan lalu lintas.
"Proses perbaikan untuk tahun ini sudah 90 persen, tinggal penyelesaian akhir. Adapun beberapa titik marka jalan yang diperbaiki seperti Jalan Diponegoro, Jalan Ratulangi, Jalan Panglima Polim, Jalan Pagar Alam (PU), serta Jalan Ikan Bawal di kawasan Telukbetung," katanya. (ANTARA)
Baca Juga: Ayung, Direktur PT CKB, Jadi Tersangka Korupsi BNI Griya - Begini Modusnya
Berita Terkait
-
Ayung, Direktur PT CKB, Jadi Tersangka Korupsi BNI Griya - Begini Modusnya
-
Kejari Bandar Lampung Musnahkan Ratusan Gram Narkoba dan Ribuan Obat Ilegal
-
Dukung UMKM, Pemkot Bandar Lampung Janji Dampingi Urus Izin dan Sertifikasi Halal GRATIS
-
'Keran' Retribusi Pasar Gudang Lelang yang Bocor 10 Tahun Harus Ditutup, Negara Rugi Rp 520 Juta!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda