SuaraLampung.id - Sebuah kapal penumpang bernama KM Tegar Jaya dilaporkan tenggelam di sekitar perairan Pulau Tegal Mas, Lampung, pada Rabu (27/8/2025) malam.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB setelah kapal dihantam ombak besar ketika berlayar dari Pulau Condong menuju Pulau Tegal Mas dengan membawa 17 orang di dalamnya (person on board/POB).
Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Lampung menyebutkan, seluruh penumpang sempat berusaha menyelamatkan diri.
Sebanyak 14 orang berhasil dievakuasi oleh kapal nelayan yang kebetulan sedang melintas, kemudian dibawa ke Pelabuhan Perikanan Pantai Lempasing.
Sementara itu, seorang penumpang lainnya, Dedi (39), ditemukan selamat oleh KM Samudra yang saat kejadian sedang lego jangkar di sekitar lokasi.
Dari temuan tersebut, kru KM Samudra langsung meneruskan laporan kecelakaan kepada Kantor SAR Lampung, karena diketahui masih ada dua penumpang lain yang belum ditemukan.
Kepala Kantor SAR Lampung, Deden Ridwansah, S.Sos., mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan tersebut.
Satu tim penyelamat dikerahkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 03 menuju lokasi tenggelamnya kapal, sementara tim lain diterjunkan melalui jalur darat ke Pelabuhan Lempasing untuk menghimpun informasi dari awak kapal yang selamat.
“Hingga dini hari ini, dari total 17 penumpang, 15 orang sudah berhasil terevakuasi, dengan rincian 14 selamat dan 1 meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya masih dalam pencarian,” ujar Deden dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Hari Pertama Kerja, Bupati Pesawaran Nanda Indira Gaspol Perbaiki Jalan Rusak! Janji Ditepati?
Ia menambahkan, operasi SAR gabungan akan kembali dilanjutkan pada Kamis pagi (28/8/2025) pukul 06.00 WIB. Tim gabungan yang terlibat meliputi Basarnas, TNI AL, Polairud, serta relawan masyarakat pesisir.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan laut di perairan Lampung yang kerap dipicu cuaca buruk. Pihak SAR mengimbau nelayan dan kapal wisata agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum berlayar, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan memadai untuk meminimalisasi risiko ketika menghadapi gelombang tinggi.
DATA KORBAN Selamat :
1.Radiman
2.Pitut
3.Muslim
4.Opan
5.Kamit
6.Rustom
7.Ipul
8.Ari Gandong
9.Piki
10.Nya
11.Eman
12.Toni
13. Dedi
14. Durahman
DATA KORBAN Dalam Pencarian :
1.Nama : Kasbani
Umur : 50 Th
J/K : Laki
2.Nama : Karim
Umur : 60 Th
J/K : Laki
DATAS KORBAN Meninggal :
1.Nama : Alip
Umur : 20 Th
J/K : Laki
Berita Terkait
-
Hari Pertama Kerja, Bupati Pesawaran Nanda Indira Gaspol Perbaiki Jalan Rusak! Janji Ditepati?
-
Guru Ancam Cekik Murid Saat Upacara di Pesawaran: Terungkap Kondisi Kejiwaannya
-
Tahanan Narkoba Polres Pesawaran Mati, Mengapa Keluarga Menolak Autopsi?
-
Misteri Motor di Irigasi Lampung Timur Terkuak: Pemuda Ditemukan Tak Bernyawa
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung
-
Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung