SuaraLampung.id - Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri menyatakan siap untuk melakukan tes DNA terhadap dua makam tentara Belanda yang berada di Pulau Sebuku Besar, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.
Perwakilan anggota Pusdokkes Polri, dr. Wahyu Hidayah, mengatakan tes DNA tersebut dilakukan untuk memastikan dua jenazah tentara Belanda yang dimakamkan di Pulau Sebuku dapat berjalan lancar pada saat pemindahannya nanti.
“Kesiapan tim dalam mendukung proses penggalian dan identifikasi kerangka melalui metode tes DNA,” kata dia, Rabu (20/8/2025).
Menurutnya, untuk memastikan keberadaan makam, pihaknya sudah melakukan survei awal di Pulau Sebuku bersama tim dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI dan Pemkab Lampung Selatan pada Selasa (19/8/2025).
“Lokasi makam cukup mudah dijangkau dari pantai, namun ada kendala teknis berupa karang yang menyulitkan pendaratan kapal,” ucapnya.
Wahyu menjelaskan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Pemkab dan pihak terkait lainnya tentang rencana pemindahan kerangka jenazah tentara Belanda di Pulau Sebuku, ke Aula Krakatau, Kantor Bupati Lampung Selatan.
“Kita membutuhkan fasilitas pendukung seperti meja pemeriksaan, tenda pelindung, serta peralatan identifikasi. Dukungan pemerintah daerah sangat kami harapkan,” ujarnya.
Wahyu menyatakan bahwa Pusdokkes hanya bertugas sebagai tim teknis, sementara penyediaan sarana prasarana akan dikoordinasikan bersama Polres dan dinas terkait.
“Kami optimistis kegiatan ini dapat berjalan baik dan lancar,” katanya.
Baca Juga: Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Lampung Selatan Diundang DPR, Ini Janji Mereka untuk Raihan
Tim Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) Republik Indonesia memastikan keberadaan dua makam tentara Belanda yang berada di Pulau Sebuku Besar, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.
Koordinator Tim sekaligus Kabid Kerja Sama Bilateral Eropa Kemenko Polkam, Bambang Sugiarto mengatakan kunjungan ini menindaklanjuti permintaan resmi Kedutaan Besar Belanda melalui nota diplomatik, terkait pemindahan kerangka jenazah tentara Belanda yang dimakamkan di Pulau Sebuku Besar.
"Dari hasil peninjauan awal, tim memastikan terdapat dua makam yang sesuai dengan nota diplomatik. Keduanya berada di sisi timur Pulau Sebuku," kata dia, Selasa (19/8/2025).
Menurut Bambang, pihaknya saat ini masih berada pada tahap identifikasi lokasi makam, selanjutnya prosesnya meliputi identifikasi DNA hingga rencana pemindahan ke Makam Ereveld Kembang Kuning di Surabaya, Jawa Timur. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Bocah Pemanjat Tiang Bendera di Lampung Selatan Diundang DPR, Ini Janji Mereka untuk Raihan
-
Makam Tentara Belanda di Pulau Sebuku Besar Lampung Selatan Akan Dipindahkan
-
4 Fakta Aksi Heroik Raihan, Bocah SD Lampung Selatan Pemanjat Tiang Bendera yang Viral
-
Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Penumpang KMP Mufidah Lompat ke Laut di Selat Sunda
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Niat Cari Madu, Petani Pesawaran Temukan Kerangka Manusia di Tebing 1.150 MDPL
-
Niat Baik Berujung Duka: Bantu Renovasi Warung, Pria Tewas Terjatuh dari Tangga di Tanggamus
-
Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran
-
Tanggamus Diguncang Gempa, 1 Rumah di Argopeni Alami Kerusakan Ringan
-
Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung