SuaraLampung.id - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Purwadi Arianto mengatakan 80 persen daerah di Provinsi Lampung telah memiliki mal pelayanan publik (MPP).
"Sebaran mal pelayanan publik di Indonesia itu ada di 285 kabupaten kota, dan ini ada beberapa di Provinsi Lampung," ujar Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PANRB) Purwadi Arianto saat berkunjung ke Lampung, Kamis (24/7/2025).
Ia mengatakan untuk sebaran mal pelayanan publik di Provinsi Lampung sudah ada 80 persen kabupaten dan kota yang memiliki mal pelayanan publik.
"Jadi total jumlah mal pelayanan publik di Provinsi Lampung ini ada di 12 daerah dari 15 kabupaten serta kota. Ini menjadi progres yang baik karena bisa mempermudah pelayanan masyarakat terlebih lagi Lampung ini satu daratan sehingga minim kendala," katanya.
Purwadi mengatakan adanya mal pelayanan publik tersebut harus dilengkapi dengan inovasi dalam memberikan pelayanan publik.
"Berdasarkan data 2014-2023 Lampung sudah membuat lima inovasi pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Tanggamus," ucap dia.
Menurut mantan Kapolda Lampung ini, inovasi layanan publik di Lampung masih perlu ditingkatkan, tak hanya itu pertumbuhan pelayanan publik yang inklusif pun masih harus terus di dorong.
"Di wilayah Lampung pada 2024 mengalami peningkatan kualitas layanan di beberapa instansi seperti RSUDAM, dan dinas perpustakaan dan kearsipan. Tapi ini masih harus ditingkatkan," tambahnya.
Tanggapan tambahan dikatakan oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal.
Baca Juga: Jalan Rusak di Bandar Lampung, Eva Dwiana Salahkan Truk Perusahaan yang Melintas
"Provinsi Lampung telah memiliki 12 mal pelayanan publik yang beroperasi di berbagai kabupaten dan kota, dan ini semuanya aktif beroperasi," ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Ia pun mendorong agar mal pelayanan publik tersebut dapat berfungsi optimal setiap hari dan segera didigitalisasi untuk memperluas jangkauan layanan, mengatasi kendala geografis. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jalan Rusak di Bandar Lampung, Eva Dwiana Salahkan Truk Perusahaan yang Melintas
-
Miris! Hanya Segini Lulusan SMP Lampung yang Lanjut SMA, Pemprov Ambil Tindakan
-
Jangan Sampai Punah! Unila Gencar Selamatkan Anggrek Asli Lampung
-
Rp100 Juta Per Kelurahan! Koperasi Merah Putih di Bandar Lampung untuk Penguatan UMKM
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Geger di Kupang Teba! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Parit: Tubuh Terikat Tambang, Kepala Penuh Luka
-
Angkut 8.400 Liter Solar Subsidi, Sindikat BBM Lintas Provinsi Digulung di Lampung Selatan
-
Bawa Kabur Gadis Bawah Umur Tengah Malam Lalu Sebar Videonya, Pemuda di Mesuji Diciduk Polisi
-
Tilap Duit Kasus, Oknum Advokat di Metro Ditangkap Usai Tipu Klien Puluhan Juta
-
Wajah Baru Bandar Lampung: Proyek Jalan Beton dan Trotoar Megah Dikebut!