SuaraLampung.id - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lampung Selatan meminta warga lebih teliti saat membeli hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah/2025 Masehi.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan Rini Ariasih menganjurkan masyarakat membeli hewan kurban berjenis kelamin jantan dengan usia yang cukup.
"Kami mengimbau warga dapat lebih teliti dalam membeli hewan kurban, haruslah yang gemuk dan sehat," kata Rini Ariasih, Selasa (13//5/2025).
Ia menjelaskan, untuk saat ini sejumlah lapak penjualan hewan kurban mulai terlihat di beberapa lokasi di Kecamatan Kalianda dan sekitarnya.
Karena itu, kata Rini, bagi warga yang akan membeli hewan kurban agar dapat memilih yang kondisinya sehat sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
"Ciri-ciri hewan yang sehat antara lain aktif bergerak dan lincah, matanya bersih bersinar ceria tidak mengantuk, bulu bersih tanpa luka, hidung tidak berlendir atau pilek serta mengalami batuk dan tidak cacat," katanya.
Rini menyebutkan, kebutuhan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha tahun 2025 di Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 10.425 ekor kambing.
"Kebutuhan hewan kurban, jika mengacu pada jumlah hewan kurban tahun tahun sebelumnya, prediksi tahun 2025 sekitar 2.730 sapi dan 10.425 ekor kambing," katanya.
Namun, menurut Rini, untuk stok hewan kurban, pihaknya hingga saat ini masih mendata seperti ternak sapi, kambing, kerbau, dan domba yang akan dijual di lapak-lapak yang ada di Lampung Selatan.
Baca Juga: Sakit Mendadak, JCH Asal Lampung Selatan Batal Terbang ke Tanah Suci
Guna memastikan hewan kurban yang dijual di lapak oleh para pedagang itu sehat, Disnakeswan Lampung Selatan telah menerjunkan sebanyak 117 petugas.
Rini juga mengimbau para peternak dan pedagang hewan kurban di daerahnya untuk menjaga kesehatan hewan ternaknya, serta memeriksa secara berkala hingga menjaga kebersihan kandang untuk mencegah kemungkinan penyebaran penyakit hewan.
"Untuk lapak para pedagang hewan kurban, rencananya minggu-minggu ini akan kita lakukan pemeriksaan, karena belum semua lapak penjual hewan kurban buka. Karenanya saya meminta kepada para penjual hewan kurban untuk selalu memperhatikan kesehatan ternak agar terhindar dari berbagai macam penyakit hewan," katanya.
117 Petugas Awasi Hewan Kurban
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lampung Selatan, mengerahkan sebanyak 117 petugas untuk memastikan kesehatan hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah.
Rini Ariasih mengatakan ratusan petugas tersebut dikerahkan untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap ternak warga guna memastikan kesehatan hewan kurban.
Berita Terkait
-
Sakit Mendadak, JCH Asal Lampung Selatan Batal Terbang ke Tanah Suci
-
Puluhan Pengurus Cabor Kompak Minta Ketua KONI Lampung Selatan Lengser, Ada Apa?
-
Nabung Hasil Bertani, Nenek 107 Tahun Asal Lampung Selatan Akhirnya Berangkat Haji
-
Skandal Ijazah Palsu Anggota DPRD Lampung Selatan, Begini Tanggapan Ketua Dewan
-
Sekolah Bertaraf Internasional Hadir di Lampung! Mendikdasmen Apresiasi EIBOS
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Berhenti Jadi Budak Pinjol! BEI Lampung Bongkar Rahasia Ubah Utang Jadi Cuan
-
Prof Elfahmi Raih 91 Persen Suara, Siap Nakhodai Itera hingga 2030
-
Penagih Koperasi Dirampok di Siang Bolong, Pelaku Tak Berkutik Dibekuk Polisi
-
Jejak Kelam Pecatan TNI AU di Bandar Lampung: Jadi Pengedar Pil Ekstasi
-
Jurnalis Lampung dan Rekan Media Ditahan Israel, AJI Bandar Lampung Kecam Keras