Langkah-langkah ini mencakup peningkatan patroli, filterisasi kendaraan, serta penerapan sistem tiket online bagi penumpang kapal ferry.
Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menjelaskan bahwa pengamanan akan difokuskan pada jalur mudik dan titik rawan kejahatan guna mencegah tindak kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor, pembegalan, dan pencurian dengan kekerasan (C3).
Polda juga akan menertibkan calo tiket serta praktik premanisme di area pelabuhan, terminal, dan rest area.
Untuk mengurangi kepadatan, kendaraan yang belum memiliki tiket akan difilter di buffer zone sebelum masuk ke Pelabuhan Bakauheni.
Selain itu, pembatasan operasional kendaraan berat akan diberlakukan saat puncak arus mudik dan balik. Jika terjadi kemacetan panjang, Polda akan menerapkan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan sistem satu arah (one way) di ruas jalan tol dan jalur utama.
Tren Gangguan Kamtibmas dan Lalu Lintas
Berdasarkan data Operasi Ketupat Krakatau 2024, terdapat 420 kasus gangguan keamanan, sedikit menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 421 kasus.
Namun, pelanggaran lalu lintas meningkat sebesar 13,9 persen, dengan kenaikan jumlah kecelakaan lalu lintas sebesar 5 persen.
Tahun ini, Polda Lampung menargetkan penurunan angka kecelakaan dan kriminalitas melalui peningkatan pengawasan dan penindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas maupun pelaku kejahatan.
Baca Juga: Dua Predator Anak Dicokok Polisi Lampung Tengah dalam Sehari: Korban Hamil 7 Bulan
Selain pengamanan, Polda Lampung memastikan kesiapan fasilitas bagi pemudik, termasuk peningkatan kapasitas pelabuhan dengan menambah jumlah kapal dan jalur penyebrangan alternatif seperti Pelabuhan Wika Beton dan Pelabuhan Sumur Makmur Abadi (SMA).
Rest area di sepanjang Jalan Tol Trans Sumatera juga akan ditingkatkan kapasitasnya dengan sistem delay untuk mengatur kepadatan kendaraan.
Jalur penyelamat dan speed bump disiapkan di area rawan kecelakaan, terutama di sekitar Pelabuhan Bakauheni. Fasilitas kesehatan juga diperkuat dengan ambulans dan tenaga medis di berbagai pos pengamanan.
Dengan berbagai langkah ini, Polda Lampung berharap Operasi Ketupat Krakatau 2025 dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman bagi para pemudik.
Berita Terkait
-
Dua Predator Anak Dicokok Polisi Lampung Tengah dalam Sehari: Korban Hamil 7 Bulan
-
Begal Rampas Motor Bocah 13 Tahun di Lampung Tengah, Pelaku Diringkus 1 Jam Kemudian
-
Sengketa Batas Lahan Berujung Maut, Kakak Beradik di Lampung Tengah Bunuh Tetangga
-
Terduga Pelaku KDRT Lompat ke Sungai Way Pengubuan Ditemukan Tewas
-
Kronologi Perampokan BRILink di Bandar Lampung, Pelaku Ancam Kasir Pakai Celurit
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung
-
Dana Rp100 Miliar Mengucur, 50 Km Jalan Lampung Selatan Siap Mulus Total
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni