SuaraLampung.id - Kasus pencurian uang di SPBU 24.345.101, di Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, terungkap. Pelaku pencurian uang sebesar Rp129 juta ternyata adalah karyawan SPBU sendiri berinisial DM (45).
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Apfrayyadi Pratama mengatakan peristiwa pencurian terjadi pada 11 Januari 2025 lalu.
Kejadian ini pertama kali diketahui oleh kasir, Silvia Yunaida, yang pada saat itu sedang membuka kantor SPBU dan mendapati uang yang disimpan di lemari hilang.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Silvia langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada rekannya, Devi Lestari dan langsung melapor ke polisi.
Hasil penyelidikan, diketahui pelaku adalah DM yang langsung ditangkap aparat kepolisian. Penyidik mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.129.162.000,- dan satu unit sepeda merk Atlantis yang digunakan pelaku dalam melakukan aksinya.
Pelaku dan barang bukti saat ini telah dibawa ke Polsek Kotabumi Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk memastikan adanya kemungkinan pelaku lain yang terlibat.
"Polres Lampung Utara terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk kejahatan," ujar AKP Apfrayyadi.
Ungkap Pencurian Mobil
Tim Tekab 308 Presisi Sat Reskrim Polres Lampung Utara, bersama Tim Tekab 308 Presisi Polda Lampung mengungkap kasus pencurian mobil Suzuki Ertiga yang terjadi di Kotabumi Selatan pada 19 Januari 2025.
Baca Juga: Kurir Paket di Lampung Tengah Bawa Kabur Uang COD, Begini Kronologinya
Polis meringkus dua tersangka masing-masing berinisial BD (30) dan FAI (33). BD adalah eksekutor sedangkan FAI adalah penadah.
Aprayyadi Pratama mengatakan awalnya korban, Agustiawan Syaputra, memarkirkan mobil Suzuki Ertiga miliknya di depan rumah pada malam hari.
Pda pagi harinya, mobil tersebut hilang dari tempatnya. Setelah melaporkan kejadian tersebut, tim Tekab 308 Presisi melakukan penyelidikan dan berhasil mendapatkan informasi mengenai keberadaan tersangka dan barang bukti di Bandar Lampung.
Polisi menangkap tersangka BD di Perumdam 2, Bandar Lampung. Dari keterangan BD, diketahui bahwa mobil yang dicuri telah digadaikan kepada seorang penadah di Natar.
Tim kemudian berkoordinasi dengan Tim Tekab 308 Presisi Polda Lampung untuk melacak penadah tersebut, yang akhirnya membawa tim ke Desa Negara Ratu, Natar, Lampung Selatan. Di sana, tersangka FAI (33) berhasil ditangkap bersama mobil yang sedang diubah warnanya di sebuah bengkel.
Berita Terkait
-
Kurir Paket di Lampung Tengah Bawa Kabur Uang COD, Begini Kronologinya
-
Terungkap! Pelaku Penusukan Kondektur Damri di Bandar Lampung Ternyata Pengusaha
-
Maling Laptop di Sekolah Xaverius Bandar Lampung Tertangkap, Modus Pura-pura Jemput Siswa
-
Viral! Maling Tablet di Toko Roti Candimas Kotabumi Dibekuk Polisi Kurang dari 24 Jam
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Bayi Keysha di RSUD KH Muhammad Thohir
-
Gara-gara Jagung Bakar, Klinik Bidan di Bandar Lampung Nyaris Ludes Dilalap Api
-
Avanza Terbalik Usai Tabrak Truk di Tol Bakter, 3 Nyawa Melayang Seketika
-
24 Jam Menghilang, Lansia di Tanggamus Ditemukan Tak Bernyawa di Dasar Sumur 16 Meter
-
Presiden Prabowo Resmikan RSUD KH Muhammad Thohir di Pesisir Barat