Scroll untuk membaca artikel
Wakos Reza Gautama
Selasa, 11 Februari 2025 | 10:25 WIB
Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Diah Anjarini (tengah) menyebut pihaknya akan mengakomodasi tunawisma pada program cek kesehatan gratis (CKG). [ANTARA]

SuaraLampung.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) guna mengakomodasi tunawisma untuk ikut program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Diah Anjarini menuturkan Kementerian Kesehatan menargetkan pelaksanaan CKG mencapai 80 persen dari 322 Puskesmas di Lampung pada 2025.

Dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan berupa Cek Kesehatan Gratis tersebut, Dinas Kesehatan akan mengakomodasi pelayanan bagi tunawisma.

"Pemeriksaan ini memang mengharuskan memiliki KTP, karena ada input NIK, dan kebanyakan tunawisma tidak memiliki ini. Sehingga, nanti kami coba ke dinas sosial agar tunawisma bisa mendapatkan layanan ini juga," katanya.

Baca Juga: Rp20 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Banjir Bandar Lampung

Diah menjelaskan upaya tersebut dilakukan agar masyarakat mendapatkan hak yang sama sebagai warga negara dalam mendapatkan layanan kesehatan primer.

"Skema pelayanan kesehatan untuk tunawisma ini akan dirumuskan kembali, karena memang belum ada skemanya. Karena ini bukan kegiatan seremoni, tapi lebih tepatnya memberi pelayanan langsung ke masyarakat, maka akan terus diupayakan pemberian pelayanan yang maksimal," tambahnya.

Diah mengatakan untuk masyarakat yang kepesertaan BPJS-nya non-aktif, tetap mendapatkan pelayanan Cek Kesehatan Gratis.

"Kalau ada masyarakat dengan BPJS-nya tidak aktif membutuhkan rujukan untuk penanganan lebih lanjut. Pemerintah juga akan berupaya mengajukan penganggaran pembiayaan melalui dana APBD di provinsi ataupun kabupaten kota," ucap dia.

Puskesmas Siap Layani CKG

Baca Juga: Fasilitas Medis Belum Memadai, Cek Kesehatan Gratis di Bandar Lampung Jadi Sorotan

Sebanyak 322 puskesmas di Provinsi Lampung siap melakukan program cek kesehatan gratis bagi anggota masyarakat yang berulang tahun.

"Program cek kesehatan gratis ini sudah dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia yang tertera dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan, dan kami sudah sejak pertengahan Januari memberi sosialisasi ini kepada puskesmas dan masyarakat," ujar Diah Anjarini.

Ia mengatakan pelayanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat sudah siap dilaksanakan, meski pelaksanaan program ini pada awalnya belum akan berjalan secara optimal.

"Karena ini baru pertama kali dilaksanakan tentu pasti masih ada kendala, tapi kami pastikan kesiapan fasilitas kesehatan dan 322 puskesmas di Lampung untuk melaksanakan program ini," katanya.

Diah melanjutkan, selain 322 puskesmas, pelaksanaan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, dapat dilakukan di klinik yang sudah ditunjuk oleh dinas kesehatan dan mendapatkan surat keputusan pelaksanaan kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

"Untuk jumlah klinik yang ditunjuk dan mendapatkan surat keputusan itu saat ini masih dihitung, sebab kami masih menunggu klinik mana saja yang ditunjuk oleh dinas kesehatan kabupaten dan kota. Tapi kalau puskesmas sudah siap semua melakukan ini," ucap dia.

Menurut dia, bagi klinik yang sudah ditunjuk tersebut akan menerima bahan medis habis pakai (BMHP) dari puskesmas terdekat.

"Karena pemeriksaan kesehatan ini tentu saja membutuhkan BMHP, seperti reagen maka yang memberikan nanti dari puskesmas," ucapnya.

Diah mengatakan bahwa selain puskesmas, sumber daya manusia di bidang kesehatan seperti tenaga kesehatan dan dokter yang ada di puskesmas pun telah siap melaksanakan program tersebut.

"Sebenarnya pemeriksaan kesehatan seperti ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh tenaga kesehatan di puskesmas. Jadi dengan adanya program ini tentu sumber daya manusianya di Puskesmas sudah siap, terlatih dan terbiasa melakukan kegiatan tersebut," ujar dia. (ANTARA)

Load More