SuaraLampung.id - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Lampung memperketat pengawasan lalu lintas ternak untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
Sekretaris Disnakeswan Provinsi Lampung Anwar Fuadi mengatakan beberapa waktu lalu sempat terjadi kasus PMK tapi sudah dapat diatasi.
"Beberapa waktu lalu memang ada kasus PMK di sini, tapi sudah dapat diatasi hingga saat ini sudah nol kasus. Kondisi ini harus tetap dijaga melalui pengetatan lalu lintas ternak antardaerah agar tidak ada ternak terjangkit yang masuk ke Lampung," katanya.
Dia melanjutkan, setiap ternak yang dilalulintaskan harus dinyatakan sehat melalui surat keterangan kesehatan hewan, serta yang dipersyaratkan.
"Kami melakukan upaya memperketat ini bersama dengan Karantina Lampung, pemeriksaan ternak yang masuk ke Lampung ini dilakukan di pintu masuk daerah dengan memeriksa administrasi/dokumen setiap ternak. Seperti dilengkapi dengan sertifikat veteriner serta surat keterangan kesehatan hewan," katanya.
Menurut Anwar Fuadi, selama pemeriksaan ternak yang dilalulintaskan antardaerah tersebut, sebagian besar dinyatakan bebas dari penyakit serta memiliki beragam dokumen dan hal lain yang dipersyaratkan.
"Untuk menjaga kesehatan hewan terutama ternak tetap sehat terutama bagi konsumsi masyarakat di Lampung, yang merupakan daerah lumbung ternak maka upaya maksimal melalui pengetatan pemeriksaan lalu lintas ternak, vaksinasi, dan pemeriksaan rutin kesehatan ternak akan terus dilakukan," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Detik-Detik Polisi Kepung Curanmor Bersenjata di Bandar Lampung, Terekam Video Amatir
-
2 Santriwati di Bandar Lampung Dirudapaksa Belasan Kali oleh Penjaga Keamanan Ponpes
-
Polisi Ringkus 6 Pengedar Narkoba di Bandar Lampung dalam Sepekan
-
Modus Jemput Saudara, Pinjam Motor Malah Kabur! Pelaku Digulung di Jati Agung
-
Kisah Warga Bandar Lampung Dibantu Mayor Teddy saat Anaknya Kejang-kejang di Rest Area
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Divonis 5 Tahun: Wajib Ganti Rp7,8 Miliar
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Lolos dari Maut: Detik-detik Pemasang WiFi Tersengat Listrik di Tanggamus
-
Misteri Jasad Bayi dalam Saluran Air Dekat Pasar Tugu Terungkap, Dibuang Ibu yang Malu
-
Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung