SuaraLampung.id - Polisi mengungkap motif seorang ibu rumah tangga (IRT) yang tega membunuh bayinya sendiri berusia 6 bulan di Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur.
Pelaku bernama Umi Dasifa (27) membacok kepala anaknya sendiri itu di bagian kepala sebanyak dua kali. Tersangka mengaku melakukan tindakan kejam itu secara spontan.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik mengatakan, penyidik sudah memeriksa pelaku yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
"Tersangka UD mengakui perbuatannya dan melakukan kekerasan terhadap anaknya secara spontan sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," kata Umi, Selasa (14/1/2025).
Menurut Umi, motif pelaku tega membunuh buah hatinya sendiri akibat tekanan dalam rumah tangga yang membuanya depresi.
"Tersangka mengaku gelap mata dan khilaf karena kondisi rumah tangganya. Suaminya jarang pulang, ada informasi bahwa suaminya akan menikah lagi, ditambah masalah ekonomi yang membuat dia semakin tertekan," ungkapnya.
Umi mengatakan, pelaku diduga mengalami depresi berat karena harus merawat anak-anaknya sendirian. Suaminya, yang bekerja sebagai sopir truk, jarang berada di rumah dan kabarnya ingin menikah lagi.
Saat ini, kondisi Umi Dasifa dikabarkan mulai membaik, namun ia masih menjalani perawatan medis untuk pemulihan di rumah sakit.
"Meski kondisinya sudah membaik, tersangka masih dirawat di rumah sakit. Namun, petugas tetap melakukan penjagaan ketat," ujar Umi.
Baca Juga: Tragis! Hinaan Berujung Maut, Remaja Bunuh Pria di Way Kanan
Tragedi memilukan ini terjadi pada Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 04.00 WIB di Dusun 3, Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur.
Korban pertama kali ditemukan oleh kakaknya, yang segera melapor dan mengevakuasi jenazah ke rumah pamannya. Setelah membunuh bayinya, Umi Dasifa sempat mencoba mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun.
Berita Terkait
-
Tragis! Hinaan Berujung Maut, Remaja Bunuh Pria di Way Kanan
-
Sadis! IRT di Mesuji Lampung Tewas Dianiaya Pakai Pacul, Pelaku Tertangkap
-
Geger! Mayat Pria Penuh Luka Ditemukan di Pinggir Sungai Way Kanan
-
Tragis! Ibu Bacok Bayi 6 Bulan di Lampung Timur, Diduga Depresi Suami Mau Nikah Lagi
-
Sadis! Ibu di Lampung Timur Bacok Bayi 5 Bulan Hingga Tewas, Lalu Coba Bunuh Diri
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas
-
Drama Dokter vs Influencer: Berawal dari Tudingan Pelakor Berujung Laporan ke Polda Lampung