SuaraLampung.id - Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melebarkan luas Sungai Kali Balau di Kecamatan Kedamaian guna mencegah terjadinya banjir.
"Saya minta PU Kami melakukan pelebaran lahan dan meninggikan area kanan dan kiri sungai ini ýang menjadi langganan banjir ketika musim hujan tiba," kata Wali Kota Bandar Lampung usai meninjau lokasi sungai Kali Balau Kencana, Jumat (10/1/2025).
Selain itu, Eva juga meminta Dinas PU untuk membangun kembali jalan dan memperbaiki jembatan yang berada di atas sungai tersebut, sehingga dapat mempermudah akses masyarakat dalam beraktivitas.
"Di Kelurahan Kalibalau Kencana rencananya akan kami bangun kembali jalan dan jembatannya. Nanti juga akan kami beton area kanan kiri sungai ini dari ujung ke ujung serta ditinggikan dan jembatan juga dilebarkan," kata dia.
Menurut Eva, pelebaran Sungai Kali Balau ini sangat penting agar memberi ruang bagi air mengalir tanpa hambatan, terutama saat hujan dimana debit air akan meningkat.
"Kanan dan kiri akan dilebarkan di sungai ini dengan total pelebaran 95 meter jadi ini adalah upaya pemerintah agar daerah ini tidak banjir lagi," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung Dedi Sutioso mengatakan bahwa pemerintah kota telah menganggarkan Rp1 miliar lebih untuk perbaikan saluran Sungai Kali Balau.
"Untuk pelebaran sungai, meninggikan area kanan dan kiri sungai serta pelebaran jembatan di sungai ini anggarannya itu Rp1 miliar lebih," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Banjir Kepung Tulang Bawang Barat, Warga Diimbau Segera Mengungsi
Berita Terkait
-
Banjir Kepung Tulang Bawang Barat, Warga Diimbau Segera Mengungsi
-
Opsen PKB dan BBNKB: Berkah Baru Pendapatan Bandar Lampung, Target Rp150 Miliar
-
20 Hektare Sawah di Pringsewu Terendam Banjir, Petani Terancam Gagal Panen
-
Resmi! KPU Tetapkan Eva-Deddy Nakhodai Bandar Lampung 5 Tahun ke Depan
-
Makan Bergizi Gratis! Ribuan Siswa di Bandar Lampung Dapat Jatah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Petaka Menu MBG di SDN 3 Kedaloman Tanggamus: Puluhan Anak Alami Muntah
-
2 Tahun Buron Usai Tembak Warga, Tamong Tewas Diterjang Peluru Polisi Akibat Melawan Pakai Celurit
-
Viral Dituding Bangun Kopdes di Tengah Hutan Jalur Trabas, Peratin di Lambar Buka Suara
-
Coba Tebas Polisi Pakai Laduk, Residivis 19 Tahun di Lampung Tengah Roboh Ditembus Timah Panas
-
Geger Karhutla Way Kambas Meluas, BPBD Buka Suara Soal Nasib Kandang Gajah