SuaraLampung.id - Polsek Gunung Sugih menangkap dua orang pria yang terlibat kasus penipuan dengan modus menawarkan kredit mobil murah. Dua tersangka itu masing-masing berinisial DNI (33) dan YDI (38).
Polisi menangkap DNI di Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih, Lampung Tengah, pada Kamis (19/12/2024) pukul 23.00. Sementara YDI diringkus di Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih.
Kapolsek Gunung Sugih Iptu Yudi Kurniawan mengatakan kedua ditangkap berdasarkan laporan korban Dodi Irawan (34) asal Kampung Buyut Ilir, Kecamatan Gunung Sugih.
"Modus kedua pelaku yaitu mengaku sebagai karyawan bidang administrasi diler Toyota, korban dijanjikan bisa mendapatkan kredit mobil dengan DP Rp5 juta," kata Yudi, Selasa (24/12/24).
Peristiwa bermula ketika kedua pelaku mendatangi korban dengan mengaku sebagai karyawan diler Toyota saat korban hendak membeli mobil dengan cara kredit.
Kepada korban, kedua pelaku mengaku bisa memberikan mobil dengan DP Rp5 juta dengan syarat transaksi tersebut dikirimkan kepadanya. Korban langsung percaya karena dia dan salah satu pelaku berinisial DNI sudah saling kenal.
"Korban pun mentransfer uang sebesar Rp 5 juta kepada kedua pelaku, berharap bisa kredit mobil dengan mudah dan murah," ujar Yudi.
Pada tanggal 13 November 2024, pelaku kembali meminta uang kepada korban dengan dalih bahwa kedua pelaku butuh ongkos kirim mobil sebesar Rp250 ribu.
Tak cukup sampai disitu, pada 18 November 2024, pelaku kembali menghubungi korban dengan mengatakan bahwa DP yang diberikan korban tidak cukup untuk mengambil mobil yang dimaksud.
Baca Juga: Waspada! Nama Kabag Ops Polres Pringsewu Dicatut, Modus Minta Sumbangan Perpisahan Wakapolres
Sehingga korban diminta menambah uang DP mobil sebesar Rp 7,5 juta rupiah. Kemudian, pada 19 November 2024 pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 2,5 juta kepada korban.
"Total korban mentransfer uang sebesar Rp 15.250.000 namun korban tidak pernah mendapatkan kabar mobil yang akan dibeli hingga korban menyadari menjadi korban penipuan," terang Yudi.
Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Gunung Sugih. Saat ini kedua pelaku ditahan di Polsek Gunung Sugih untuk diproses lebih lanjut.
"Kedua pria tersebut dijerat kasus tindak pidana penipuan, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana. Dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Waspada! Nama Kabag Ops Polres Pringsewu Dicatut, Modus Minta Sumbangan Perpisahan Wakapolres
-
Kronologi Kebakaran Gereja di Lampung Tengah, Berawal dari Lilin
-
Tipu Daya Teman, Pria 23 Tahun Gelapkan Motor Demi Sabu dan Judi Online
-
Modus Umroh Gratis, IRT di Bandar Lampung Nyaris Ketipu Hipnotis Wanita Kenalan di TikTok
-
Gasak Motor Polisi Saat Salat Magrib, Pelaku Curanmor Dibekuk di Lampung Tengah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 27 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Niat Puasa
-
Divonis 8,5 Tahun, Eks Bupati Lampung Timur Wajib Kembalikan Rp3,9 Miliar Kasus Pagar Rumah Dinas
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung Hari Ini, 26 Februari 2026: Catat Jam Maghribnya
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Bandar Lampung 26 Februari 2026 Hari Ini
-
7 Restoran Sunda Lesehan di Bandar Lampung untuk Buka Bersama Keluarga Besar,