SuaraLampung.id - Tim Pemenangan Terpadu (TPT) Mirza-Jihan (Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela) mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lampung yang telah menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2024.
Ketua TPT Mirza-Jihan, Bachtiar Basri, bersyukur atas hasil perhitungan cepat (quick count/QC) Pilgub Lampung 2024 yang menempatkan Mirza-Jihan sebagai pemenang.
Berdasarkan hasil hitung cepat Lembaga Indikator dan Rakata, pasangan nomor urut 2 Mirza-Jihan meraih suara 82,5 persen sementara pasangan nomor urut 1 Arinal-Sutono 17,5 persen.
"Tentunya hasil hitung cepat tersebut kami sambut dengan rasa syukur yang utuh, sembari tetap menunggu dan berikhtiar untuk mengawal proses perhitungan berjenjang yang sedang berjalan, yang hasilnya secara resmi akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung," kata dia, Kamis (28/11/2024).
Bachtiar Basri mengucapkan terima kasih kepada seluruh Pengurus TPT Mirza-Jihan, yang merupakan gabungan dari berbagai unsur, antara lain dari partai pengusung dan pendukung, unsur relawan, para profesional dan aktivis sosial, organisasi pemuda dan kemasyarakatan.
"Terima kasih juga kami ucapkan kepada serta simpatisan yang telah bersama-sama menuangkan ide dan gagasan serta bekerja keras dengan penuh ikhlas untuk memenangkan Pasangan Mirza-Jihan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2025-2030," ujarnya.
Bachtiar berharap semangat dan kerja keras ini tercatat sebagai ibadah dan mampu meneguhkan komitmen Mirza-Jihan untuk membangun Provinsi Lampung menjadi lebih maju, adil dan makmur.
"Kami juga ingin terima kasih sampaikan kepada seluruh stakeholder, terutama KPU se-Provinsi Lampung dan seluruh perangkatnya, Bawaslu, Gakkumdu, insan media massa, serta segenap stakeholder lainnya yang telah membuat penyelenggaraan Pilgub Lampung 2024 berjalan aman dan damai," ucapnya.
Bachtiar meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Lampung, terkhusus kepada Pasangan Arinal-Sutono beserta seluruh tim pemenangan yang menyertainya apabila selama proses Pilgub Lampung 2024; mulai dari pendaftaran, masa kampanye, masa tenang, hingga saat pemungutan suara, terdapat perkataan dan pernyataan, serta sikap dan perbuatan yang kurang berkenan.
Baca Juga: Tertimbun Longsor, Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Way Seputih
"Kami juga meminta maaf apabila kegiatan kampanye Pasangan Mirza-Jihan telah mengganggu kenyamanan warga Lampung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tertimbun Longsor, Penambang Pasir Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Way Seputih
-
Dinamika Pilkada Serentak 2024 di Lampung: Surat Suara Tertukar, Kurang, Rusak, dan Intimidasi
-
Menang Versi Hitung Cepat, Ini Kata Eva Dwiana
-
13 Laporan Dugaan Politik Uang Warnai Pilkada Serentak Lampung
-
Update Hasil Hitung Cepat Pilkada Serentak 2024 di Lampung
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Misi Penyelundupan 6 Kg Ganja MedanBali Kandas di Pelabuhan Bakauheni
-
Ibu Muda di Lampung Tengah Raup Ratusan Juta dari Bisnis Elektronik Bodong
-
Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo
-
Maut di Tikungan Gelap: Perjalanan Terakhir Andre Saputra di Arus Irigasi Batanghari
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda