SuaraLampung.id - Sejumlah lembaga survei telah menyelesaikan hitung cepat Pilkada Serentak 2024 di Provinsi Lampung. Hasil yang terlihat, petahana di sejumlah daerah kalah.
Sebut saja di Pilgub Lampung, pasangan petahana, Arinal Djunaidi-Sutono, kalah telak dari pasangan Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela, versi hitung cepat.
Di beberapa kabupaten/kota di Lampung, juga menunjukkan hasil serupa di mana petahana tumbang dari lawannya.
Untuk lebih lengkapnya berikut hasil hitung cepat Pilkada Serentak 2024 di Lampung.
Pilgub Lampung
Versi Indikator Politik (data masuk 100 persen):
1. Arinal-Sutono 17,46 persen
2. Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela 82,54 persen
Pilkada Lampung Selatan
Baca Juga: Unggul Versi Hitung Cepat, Cabup Pringsewu Riyanto Pamungkas Cukur Gundul
Versi Poltracking (data masuk 95,33 persen sampai pukul 17.02)
1. Nanang Ermanto-Antoni Imam 31,92 persen
2. Radityo Egi Pratama-Syaiful Anwar 68,08 persen
Pilkada Bandar Lampung
Versi Rakata Analytic and Advisory (data masuk 100 persen)
1. Reihana-Aryodhia 26,91 persen
Berita Terkait
-
Unggul Versi Hitung Cepat, Cabup Pringsewu Riyanto Pamungkas Cukur Gundul
-
Hasil Hitung Cepat Pilkada Serentak 2024 di Lampung, Sejumlah Petahana Tumbang
-
Pilkada 2024: KPU Bandar Lampung Antisipasi Bencana, TPS Rawan di Pulau Pasaran
-
Lampung Siaga I Jelang Pencoblosan Pilkada Serentak 2024, Wamendagri Beri Catatan Ini
-
Logistik Pilkada Bandar Lampung Aman, Wamendagri: "On the Track!"
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah