SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membuka Toko Operasi Pasar (TOP) di Pasar Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Penjabat Gubernur Lampung Samsudin mengatakan, TOP ini menjual harga bahan pokok yang sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) bahkan di bawah HET.
"Pasar ini nantinya akan menjadi pengendali inflasi, silahkan jika nanti terjadi kenaikan harga akibat inflasi bisa memanfaatkan TOP yang ada di sini, " kata Samsudin.
Ia menambahkan Pasar Natar ini akan menjadi simbol bagi pasar-pasar lainnya di Provinsi Lampung, menjadi contoh bagaimana pasar rakyat yang ditata dengan baik dapat mendorong aktivitas ekonomi yang lebih dinamis dan berkualitas.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung menyebutkan bahwa keberadaan Toko Operasi Pasar (TOP) Natar, Lampung Selatan untuk menjaga kestabilan harga.
"TOP Natar merupakan salah satu upaya Pemprov Lampung dalam hal ini dinas perdagangan guna menjaga kestabilan harga komoditas," kata Kepala Perwakilan BI Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, Sabtu (16/11/2024).
Ia mengatakan, BI Lampung mendukung keberadaan TOP Natar guna menjaga kestabilan harga dan inflasi. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tinggi harus pula dibarengi dengan inflasi yang stabil.
"Tidak bisa ekonomi tumbuh tinggi tapi inflasi juga tinggi," ujarnya.
Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Lampung cukup baik di kisaran 4,7 persen dan inflasi juga stabil.
Baca Juga: Pasar Natar Lampung Selatan Kini Ramah Disabilitas, Apa Saja Fasilitasnya?
"Tetapi kita jangan kasih kendor, karena dua bulan lagi ada natal dan tahun baru ketersediaan pangan harus kita jaga," ujarnya.
Karena itu, pihaknya mendukung keberadaan TOP Natar untuk menjaga ketersediaan pangan dan bermanfaat bagi masyarakat setempat. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pasar Natar Lampung Selatan Kini Ramah Disabilitas, Apa Saja Fasilitasnya?
-
Habiskan Rp44 Miliar, Pasar Natar Lampung Selatan Kini Berwajah Modern
-
Penyelundupan Kulit Biawak & Ular Piton Digagalkan Polisi di Pelabuhan Bakauheni
-
Komplotan Karyawan Toko di Simpang Pematang Gasak Rp80 Juta, Modusnya Licik
-
Pilkada 2024 di Pulau Sebesi, Logistik Diantar Pakai Perahu Khusus
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemprov Lampung Jadikan UMKM Center Sebagai Magnet Wisata Belanja 15 Kabupaten/Kota
-
Niat ke Hajatan Berujung Petaka: Petani di Pesisir Barat Ditebas Golok Saat Hendak Bertamu
-
Syahwat Politik Berujung Bui: Menanti Sidang Perdana Eks Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya
-
Ikan Hias Mati karena Listrik Padam: Derita Warga Pringsewu Terbayar Usai Pencuri Kabel Diringkus
-
Residivis di Pringsewu Terjang Pintu Kaca Alfamart Demi Kabur dari Kejaran Warga, Berakhir Nahas