SuaraLampung.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjungkarang menyediakan 2.340 tempat duduk setiap harinya pada masa angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Tempat duduk yang disediakan untuk keberangkatan dari Stasiun Tanjungkarang dengan KA Kualastabas relasi Tanjungkarang - Baturaja dan KA Rajabasa relasi Tanjungkarang - Kertapati.
Plt Executive Vice President Divre IV Tanjungkarang Mohamad Ramdany memperkirakan pada 19 dan 20 Desember pergerakan masyarakat menghadapi libur Natal dan Tahun Baru mulai terlihat. Ini karena pemerintah sudah menetapkan libur nasional dan cuti bersama Natal pada 25 dan 26 Desember 2024.
"Kami berharap masyarakat dapat segera memesan tiket dari jauh-jauh hari, karena tiket KA masa angkutan Natal dan Tahun Baru sudah dapat dipesan mulai H-45 keberangkatan untuk KA Rajabasa, sementara untuk KA Kualastabas mulai H-7 keberangkatan," kata dia.
Ramdany mengatakan untuk mendukung lancarnya masa angkutan Natal dan Tahun Baru KAI juga mulai mempersiapkan sarana dan prasarananya.
"Untuk menyukseskan angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, kami telah mempersiapkan seluruh sarana andal dan laik operasi," kata dia.
Ramdany mengatakan persiapan yang dilakukan dengan melaksanakan pemeriksaan kondisi sarana baik lokomotif maupun kereta yang akan dioperasikan guna mendukung angkutan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
“Pemeriksaan dan perawatan ini untuk menjamin keamanan, kelancaran dan ketepatan waktu saat angkutan Natal dan Tahun Baru," katanya.
"Selama masa Natal dan Tahun Baru nanti kami menyiapkan tiga lokomotif seri CC201, kemudian dua lokomotif CC201 asistensi dari Depo lok KPT, sedangkan untuk kereta menyiapkan 29 kereta dan dua kereta asistensi dari Depo Krt KPT, serta kereta pembangkit berjumlah tujuh unit," kata dia.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah PT KAI Buka Lowongan Kerja Lewat WhatsApp?
Ramdany mengatakan perawatan sarana baik lokomotif maupun kereta dilakukan secara periodik berdasarkan masa pakai dari perawatan harian (Daily Check).
"Perawatan 1 bulan (P1), perawatan 3 bulan (P3), perawatan 6 bulan (P6), dan perawatan 12 bulan (P12) yang dilakukan di Depo Lokomotif dan Depo Kereta," kata dia.
Sedangkan,untuk perawatan 24 bulan (P24) atau perawatan besar dilakukan di Balai Yasa, sehingga seluruh sarana yang ada di Divre IV Tanjungkarang pada saat angkutan Natal dan Tahun Baru siap beroperasi semuanya.
"KAI Divre IV Tanjungkarang terus berkomitmen menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan KA khususnya pada periode angkutan Natal dan Tahun Baru melalui perjalanan kereta api yang mengesankan,” kata Ramdany. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah PT KAI Buka Lowongan Kerja Lewat WhatsApp?
-
Pria Asal Jakarta Akhiri Hidup Tabrakkan Diri ke KA Babaranjang di Way Kanan
-
Rawan Kecelakaan, Perlintasan Liar di Kolong Flyover Natar Ditutup
-
Pria di Bandar Lampung Nekat Tabrakkan Diri ke Kereta, Diduga Depresi
-
Terganjal Anggaran, Pembangunan Jalur Ganda Kereta Bara di Lampung Tertunda
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pensiunan ASN Ditemukan Meninggal dalam Kesendirian di Bandar Lampung
-
Dilahirkan di Kamar Mandi, Dibuang ke Bak Sampah: ART Buang Darah Dagingnya Sendiri di Pahoman
-
Rayakan Kemerdekaan, Danantara Perluas Akses Ekonomi lewat BRILink
-
Ambisi Lampung Menjadi Raja Gula: 13 Ribu Hektare Lahan Tebu Baru Disiapkan
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa