SuaraLampung.id - Komplotan pencuri sawit milik PT. Gunung Madu Plantation (GMP) dibekuk aparat Polres Lampung Tengah saat beraksi area divisi 6 PT GMP, Rabu (23/10/2024) malam.
Keenam pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial AM (49), HO (21), HK(24), AM (39), AJ (45) dan DO (50). Mereka merupakan warga Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Bandar Mataram, Lampung Tengah.
Kasi Humas Polres Lampung Tengah Iptu Tohid Suharsono menerangkan, pencurian ini terbongkar saat sekuriti perusahaan patroli di area divisi 6 PT GMP di Kelurahan Gunung Batin, Kecamatan Terusan Nunyai, Rabu (23/10/2024) malam.
"Petugas keamanan perusahaan mendapati sebuah mobil Colt Diesel yang sedang memanen buah sawit tanpa izin. Kejadian ini segera dilaporkan kepada anggota PAM BKO Dit Pamobvit Polda Lampung," ujar Tohid, Jumat (25/10/2024).
Setelah menerima laporan, petugas Pamobvit Polda Lampung langsung menuju lokasi dan melakukan penangkapan terhadap enam pelaku.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mobil Colt Diesel Nopol BG 8917 KB berwarna kuning, dua buah alat egrek sawit, dua buah alat jojok sawit, 2 ton buah sawit yang dicuri.
"Petugas juga mengamankan senjata api rakitan laras panjang dengan amunisi sebanyak 38 butir milik salah satu pelaku yakni AM," tutur Tohid.
Keenam pelaku berikut barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Lampung Tengah guna pengembangan lebih lanjut.
Keenam pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana. Sementara pelaku inisial AM dijerat pasal berlapis yaitu pasal 363 KUHPidana dan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Penyalagunaan Senjata Tajam, Senjata Api dan Bahan Peledak.
Baca Juga: Baru Kenal Hitungan Jam, Pemuda di Lampung Tengah Nekat Cabuli Pelajar SMP
Tohid menuturkan, pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus untuk meringkus komplotan lain dan asal senjata api milik pelaku AM.
Berita Terkait
-
Baru Kenal Hitungan Jam, Pemuda di Lampung Tengah Nekat Cabuli Pelajar SMP
-
Rumah di Lampung Tengah Disulap Jadi Gudang Benih Lobster Ilegal, 747 Kantong Disita
-
Sadis! Buron 3 Tahun, Pelaku Pengeroyokan Maut di Lapo Tuak Lampung Tengah Akhirnya Tertangkap
-
Terekam CCTV! Pembobol Konter di Lampung Tengah Nyaris Diamuk Massa, Sembunyi di Kosan Warga
-
Ada Pebinor, Bikin Suami di Lampung Tengah Gelap Mata Tembak Istrinya Sendiri
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit
-
El Nino Mengganas: BPBD Bandar Lampung Siaga 24 Jam Gempur Krisis Air di 5 Kecamatan
-
Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO, BRI Group Raih Enam Penghargaan Global
-
Dukung Bisnis yang Makin Dinamis, BRI Hadirkan Qlola New Skin
-
Sambil Pasang CCTV, Pria di Tulang Bawang Kuras Saldo M-Banking Pelanggan