SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mulai mendirikan sejumlah fasilitas untuk membuat hidup Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan.
Salah satunya adalah pemasangan lampu penerangan jalan di sepanjang ruas jalan utama kawasan Kota Baru. Keberadaan lampu penerangan jalan ini menyulap suasana Kota Baru di malam hari yang biasanya gelap gulita.
Lampu-lampu penerangan jalan yang terpasang memberikan cahaya yang menyeluruh, menciptakan suasana yang lebih hidup dan indah dipandang.
Pemasangan lampu penerangan jalan ini bukan hanya bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mempercantik lingkungan sekitar
Transformasi ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan tersebut, baik bagi investor maupun masyarakat umum.
Kota Baru adalah wilayah yang direncanakan sebagai pusat pemerintahan baru di Provinsi Lampung sejak era Gubernur Sjachroedin ZP. Namun pembangunan Kota Baru terhenti begitu Sjachroedin tidak lagi menjabat sebagai gubernur.
Dua gubernur yaitu Ridho Ficardo dan Arinal Djunaidi tidak melanjutkan program yang digagas Sjachroedin ini. Kini pembangunan Kota Baru kembali diwacanakan Pj Gubernur Lampung Samsudin.
Ia akan mengajukan anggaran ke pemerintah pusat untuk pembangunan Kota Baru. Sebagai penanda komitmen pembangunan Kota Baru, Samsudin menggelar upacara HUT ke-79 RI di Kota Baru pada 17 Agustus 2024 .
Dalam kesempatan tersebut Penjabat Gubernur Lampung Samsudin menjadi Inspektur Upacara pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia yang digelar di Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Sabtu (17/8/2024).
Baca Juga: Ingin Mengurangi Pengangguran di Bandar Lampung, Disnaker Ajukan Pembangunan BLK di 2025
Pembangunan kawasan Kota Baru dimulai sejak 2010, diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada di Kota Bandar Lampung, seperti kemacetan, banjir, kekeringan, serta berkembangnya kawasan kumuh dan ilegal.
Kota Baru diharapkan menjadi katalis bagi munculnya investasi baru di berbagai sektor, termasuk properti, pendidikan, olahraga, perdagangan, akomodasi, ruang terbuka hijau, transportasi, dan industri.
"Kawasan Kota Baru sangat penting bagi masa depan Provinsi Lampung. Pengembangannya bukan hanya tentang memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga tentang menciptakan mesin penggerak baru untuk pertumbuhan ekonomi di luar Kota Bandar Lampung," ujar Pj. Gubernur Samsudin, Selasa [3/9/2024).
Berita Terkait
-
Ingin Mengurangi Pengangguran di Bandar Lampung, Disnaker Ajukan Pembangunan BLK di 2025
-
Gajah Liar Ditemukan Mati di TNWK, Penyebab Kematian Masih Diselidiki
-
Warga Lampung Antusias Sambut Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor
-
Tersangka Korupsi Pipa SPAM PDAM Way Rilau Ditahan Kejati Lampung
-
Pelaku Pembobolan Mes Karyawan PTPN 7 Bekri Ditangkap, Begini Modusnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Cek Fakta: Hoaks! Tautan Pendaftaran Bantuan PKH 2026 Rp900 Ribu dari Kemensos, Ini Bahayanya
-
7 Promo Indomaret untuk Belanja Camilan dan Minuman Lebih Hemat di Awal Tahun 2026
-
7 Fakta Mengerikan Ayah di Pringsewu Rudapaksa Anak Tiri Selama 7 Tahun, Korban Sejak Kelas 5 SD
-
Cek Fakta: Benarkah Kejagung Tetapkan Luhut Jadi Tersangka Korupsi Lahan Batu Bara
-
7 Promo Tambah Daya PLN untuk Rumah Tangga dan UMKM, Diskon 50% Awal 2026