SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2025 diproyeksikan mencapai 5,3 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung Fahrizal Darminto mengatakan, perekonomian Lampung di 2025 diperkirakan masih berpeluang untuk tetap tumbuh.
"Hal ini sejalan dengan optimisme pemulihan ekonomi nasional yang terus menuju perbaikan," ujar Fahrizal Darminto, Selasa (13/8/2024).
Ia mengatakan, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Lampung hingga akhir tahun 2024 sebesar 4,5-5,0 persen, maka ditargetkan pertumbuhan ekonomi di 2025 bisa meningkat ke 4,9-5,3 persen.
Baca Juga: PAD Lampung Tahun 2025 Diproyeksi Mencapai Rp3,4 Triliun
"Maka untuk mewujudkan target tersebut berbagai program pembangunan sektor ekonomi daerah akan tetap dilanjutkan sejalan dengan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) 2025," katanya.
Fahrizal menjelaskan, kegiatan pengendalian inflasi pun akan tetap dilaksanakan untuk mempertahankan serta mendorong daya beli masyarakat, agar pertumbuhan ekonomi terjaga.
"Kemudian yang menjadi fokus utama adalah menjaga stabilitas harga, distribusi pangan ataupun barang strategis. Serta mengantisipasi risiko perubahan iklim yang dapat mengganggu rantai pasok bahan pangan di masyarakat," ucap dia.
Fahrizal melanjutkan dengan upaya tersebut diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat tercapai sesuai target di 2025.
"Pada 2024 ini laju inflasi Lampung tetap dijaga dari kisaran dua hingga empat. Dan pada 2025 akan dipertahankan berada pada level 1,5-3,5 persen," tambahnya.
Baca Juga: Pemprov Lampung Kucurkan Dana Pilkada 2024 Senilai Rp295 Miliar
Menurut Fahrizal, dengan mempertimbangkan dinamika perekonomian global dan nasional, serta tantangan dalam perekonomian daerah. Pemerintah daerah akan terus berupaya menjaga pertumbuhan ekonomi dapat terus terjadi di tahun depan.
Berita Terkait
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
-
Ekspor Bisa Turun dan Berujung Badai PHK, Hanif Dhakiri: Tarif AS Alarm Serius, Pemerintah Harus...
-
Ketimpangan Ekonomi dan Pembangunan dalam Fenomena Urbanisasi Pasca-Lebaran
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
-
Ekonomi Lesu? Permintaan ART Infal di Jabodetabek Menurun
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Talud Ambruk Picu Banjir di Campang Jaya, Pemkot Bandar Lampung Gercep Perbaiki
-
Puncak Arus Balik Diprediksi 5-7 April 2025, Ini Strategi Polda Lampung Antisipasi Kemacetan
-
Libur Lebaran di Lampung Selatan: Pantai Padat, Buaya Gentayangan
-
Tragedi Pantai Umbar Tanggamus: Ayah Hanyut Ditemukan Meninggal, Anak Selamat dari Maut
-
Strategi Polisi Antisipasi Kemacetan pada Arus Milir di Pelabuhan Bakauheni