SuaraLampung.id - Jajaran Polresta Bandar Lampung menangkap 71 tersangka selama pelaksanaan Operasi Antik Krakatau 2024 yang dimulai 10 Juni 2024 hingga 23 Juni 2024.
Ada pun 71 tersangka yang berhasil ditangkap terdiri dari 25 pengedar, satu kurir, dan 55 pengguna. Sementara jumlah barang bukti yang berhasil terungkap ada 11,65 gram ganja, 139,92 gram sabu, satu setengah butir pil ekstasi, dan 6,05 gram tembakau sintesis.
Waka Polresta Bandar Lampung, AKBP Erwin Irawan mengatakan, Operasi Antik Krakatau 2024 digelar untuk menekan peredaran narkoba.
"Ini operasi rutinan di kepolisian, dimana target operasi di Polresta Bandar Lampung ada lima orang tersangka dari lima kasus, ini semuanya sudah berhasil terungkap," kata AKBP Erwin Irawan saat ekspos di Mapolresta Bandar Lampung, Senin (8/7/2024) dikutip dari Lampungpro--jaringan Suara.com.
Ada pun lima target operasi yang berhasil terungkap itu ada di wilayah hukum Polsek Tanjungkarang Barat, Polsek Kemiling, Polsek Telukbetung Selatan, Polsek Panjang, dan Polsek Telukbetung Timur.
"Sementara untuk tersangka non target operasi ada 66 orang dengan 43 laporan polisi, jadi total ada 71 tersangka berhasil diamankan, satu diantaranya perempuan," ujar AKBP Erwin Irawan.
Dari jumlah tersebut, yang berhasil diungkap jajaran Satres Narkoba Polresta Bandar Lampung ada 21 kasus dengan 31 tersangka, sisanya hasil ungkap jajaran Polsek.
Sementara itu, Kepala Satres Narkoba Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto menjelaskan, untuk pemetaan wilayah paling tinggi kasus ada di daerah Panjang.
"Kami berupaya melakukan pencegahan dengan koordinasi memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, untuk maksimal memerangi narkoba," jelas Kompol Gigih Andri Putranto.
Baca Juga: Teka-teki Pilkada Bandar Lampung: Apa Alasan PDIP "Menahan" Eva Dwiana?
Sementara dalam pengungkapan Operasi Antik Krakatau 2024, kasus yang menonjol ada tersangka berinisial R dengan barang bukti berupa 103 gram sabu berhasil diungkap.
Berita Terkait
-
Teka-teki Pilkada Bandar Lampung: Apa Alasan PDIP "Menahan" Eva Dwiana?
-
Aksi Nekat Anggota DPRD Bandar Lampung, Sewa Mobil Rental Digadaikan Lewat Facebook
-
Bandar Lampung Bakal Bangun Rumah Sakit Spesialis Penyakit Dalam 10 Lantai, Di Sini Lokasinya
-
Judi Online dan Masalah Ekonomi, Faktor Utama Perceraian di Bandar Lampung Selama 2024
-
Terbongkar Peredaran Oli Palsu di Bandar Lampung, Pabriknya di Tangerang
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
Siasat Licik Ordal: 26 Karyawan PT GGP Kompak Kuras Solar Perusahaan Berbulan-bulan
-
BRI Soroti Kredit Tumbuh 9,98% di Tengah Dinamika Pasar Modal
-
Terjebak Marketplace: Polisi Nyamar Jadi Pembeli, Ringkus Sindikat Motor Curian Ber-STNK Palsu
-
Asa dari Pesisir: Lampung Kejar Target 34 Kampung Nelayan Merah Putih
-
Likuiditas Terjaga dan NPL Rendah, Perbanas Nilai Perbankan Indonesia Tetap Sehat