SuaraLampung.id - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Saiful Azumar meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda segera menambah ruangan rawat inap.
Menurut, Saiful Azumar, jumlah pasien telah melebihi kapasitas sehingga RSUD Bob Bazar Kalianda agar segera berbenah dengan menambah ruangan.
Saiful mengatakan, RSUD Bob Bazar hanya memiliki kamar dengan 244 tempat tidur. Jumlah itu menurutnya kurang untuk menampung 340 pasien yang rawat inap.
Ia mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan banyak pasien yang tidak mendapatkan ruangan rawat inap, karena jumlah pasien melebihi jumlah ruangan.
"Jadi, bukan karena pelayanannya yang jelek, tetapi memang jumlah pasien yang membeludak. Kalau untuk pelayanannya bagus, tetapi jumlah pasien memang melebihi kapasitas ruangan rawat inap," ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Bob Bazar Reni Indriyani menyampaikan bahwa rumah sakit tersebut sangat membutuhkan penambahan fasilitas ruangan perawatan bagi pasien, karena pasien yang dirawat sudah melebihi kapasitas.
"Saya hanya berharap ada bantuan pembangunan terutama dari pemerintah pusat untuk pembangunan rumah sakit ini, karena rumah sakit ini satu-satunya rumah sakit pemerintah yang ada di Kabupaten Lampung Selatan," kata dia.
Reni mengatakan, pihaknya terpaksa menggunakan ruangan transit dan lorong-lorong rumah sakit dengan menggunakan tempat tidur darurat, karena banyak pasien yang tidak mendapatkan ruangan rawat inap.
Reni mengatakan, penambahan tempat tidur dan ruang rawat inap RSUD Bob Bazar menjadi harapannya agar pasien dapat merasakan pelayanan kesehatan dengan maksimal.
Baca Juga: Tragis! Toyota Agya Terseret Kereta Api di Lampung Selatan, 1 Orang Tewas
"Kendalanya adalah ketersediaan ruangan yang masih terbatas Seharusnya ruangannya ditambah agar pasien yang datang ke sini mendapatkan ruang perawatan sehingga tidak di ruang transit menunggu perawatan, terus ada rujukan tidak menunggu pelayanan sehingga harapan saya semua pasien yang datang ke sini terlayani dengan maksimal," katanya.
Menurut dia, jumlah kunjungan rawat inap sedikitnya mencapai 3 ribu pasien setiap bulan. Sementara untuk jumlah tempat tidur yang dimiliki hanya 244 unit. Ia berharap pemerintah pusat dapat memberi bantuan sedikitnya 150 unit tempat tidur.
"Kami mempunyai 11 jenis ruangan yang terdiri atas ruangan VIP, kelas 1, kelas 2, dan kelas 3 dengan total kamar yang kami miliki 244 kamar sehingga masih kekurangan sekitar 100 hingga 150 kamar," ujarnya.
Oleh karena itu, dia sangat berharap pemerintah pusat dapat memberikan bantuan pembangunan fasilitas, serta menjadikan RSUD Bob Bazar menjadi rumah sakit rujukan di Kabupaten Lampung Selatan.
"Niat saya dari awal saya mau duduk menjadi direktur saya ingin menjadikan rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan di Lampung Selatan, bukan rumah sakit tukang merujuk. Mudah-mudahan saya dapat bantuan untuk pengembangan terutama fasilitas untuk rawat inap," ujar dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tragis! Toyota Agya Terseret Kereta Api di Lampung Selatan, 1 Orang Tewas
-
Aksi Petruk Blokir Pelabuhan Bakauheni, Jalinsum dan Tol Trans Sumatera Macet Parah
-
Ratusan Pengurus Truk Blokir Pelabuhan Bakauheni, Ada Apa?
-
Ditemukan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati di Lampung Selatan, Amankah Dikonsumsi?
-
Miris! Puluhan Pasien RSUD Bob Bazar Terpaksa Dirawat di Lorong
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Kinerja Gemilang, BRI Raih Tiga Penghargaan Dealer Utama Terbaik dari Kemenkeu
-
Dishub Lampung Urai Antrean Truk di Pelabuhan Bakauheni: Sulap Rest Area Tol Jadi Benteng Penahan
-
Cerita Pilu 4 Sahabat di Wira Garden: Dua Selamat, Dua Lainnya Ditemukan Tewas di Pulau Pasaran
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
7 Tips Beli iPhone dan Android Bekas Bergaransi di Marketplace, Aman dan Nggak Ketipu di 2026