SuaraLampung.id - Penjabat (Pj) Gubernur Lampung Samsudin akan menjalin koordinasi dengan lintas sektor guna mengembangkan penerbangan di Bandara Gatot Subroto yang terletak di Way Tuba Kabupaten Way Kanan.
Samsudin mengatakan, butuh kerja sama semua pihak di lintas sektor dalam membangun Lampung salah satunya mengembangkan penerbangan perintis di Bandara Bandara Gatot Subroto.
Bandara ini menghubungkan lima kabupaten yang ada di Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. Yaitu Kabupaten Way Kanan, Lampung Barat, OKU Timur, Kabupaten OKU dan Kabupaten OKU Selatan.
"Dalam waktu dekat ini saya akan bertemu dengan Penjabat Gubernur Sumatera Selatan untuk membahas terkait bandara yang ada di Way Kanan ini, agar persoalan yang masih tertunda meski tidak banyak bisa diselesaikan dengan baik untuk pengembangan penerbangan di bandara tersebut," katanya.
Samsudin menjelaskan pihaknya juga akan segera berkunjung ke Bandara Gatot Subroto, sekaligus mempelajari proses pengembangan bandara tersebut untuk menentukan langkah strategis agar layanan penerbangan di bandara tersebut bisa membantu mempermudah akses transportasi bagi masyarakat.
"Membangun Provinsi Lampung ini memang tidak mudah jadi semua perlu bergerak bersama, salah satunya mengenai pengembangan penerbangan di Bandara Gatot Subroto," tambahnya.
Diketahui Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan serta lima kabupaten yang ada di kedua provinsi tersebut tengah mengkaji tentang pemberian subsidi penerbangan bagi pengguna Bandara Gatot Subroto, sebagai bentuk memberikan stimulan guna meningkatkan minat pengguna transportasi udara di bandara tersebut.
Layanan penerbangan yang ada di bandara tersebut saat ini adalah layanan pesawat kecil jenis ATR yang berkapasitas 72 orang, dan jadwal penerbangan di bandar udara yang sebelumnya merupakan Lanud TNI Angkatan Darat akan bertambah dari sebelumnya sepekan sekali menjadi sepekan dua kali.
Bandara Gatot Subroto dengan panjang landasan pacu mencapai 2.100 meter itu memiliki letak yang strategis dimana berada diantara Provinsi Lampung dan Provinsi Sumatera Selatan. (ANTARA)
Baca Juga: Waspada Pemilih Siluman! Bawaslu Perketat Perbatasan Bandar Lampung Jelang Pilkada 2024
Berita Terkait
-
Waspada Pemilih Siluman! Bawaslu Perketat Perbatasan Bandar Lampung Jelang Pilkada 2024
-
Ratusan Burung Gagal Diselundupkan ke Pulau Jawa Lewat Pelabuhan Bakauheni
-
Dari Bahari Hingga Konservasi, BI: Kemas Potensi Wisata Lampung Jadi Cuan
-
Petahana dan Pj Kepala Daerah di Lampung Harus Diawasi Bawaslu Jelang Pilkada 2024
-
Ditemukan Sapi Kurban Terinfeksi Cacing Hati di Lampung Selatan, Amankah Dikonsumsi?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal
-
Terkuak Skenario Berdarah Pembunuhan di Sekampung: Korban Ditikam 29 Kali Demi Menguasai Xpander
-
Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni
-
Niat Siapkan Lahan Tanam Padi, Petani 80 Tahun di Lampung Utara Tewas Terjebak Kobaran Api
-
Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru