SuaraLampung.id - Narapidana anak kasus pembunuhan anggota polisi yang kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Klas II Bandar Lampung ditangkap. Adalah anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bangun Rejo Bripka Leonardo yang menangkap napi anak tersebut.
Bripka Leonardo menangkap napi anak berinisial EAE (17) di Jalan Sinar Seputih, Kecamatan Bangun Rejo, Lampung Tengah, saat di dalam mobil travel.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Umi Fadillah Astutik menerangkan, awalnya pihak LPKA mendapat telepon dari seorang sopir travel yang memberitahu salah satu penumpangnya mirip dengan wajah terpidana anak yang kabur.
Petugas LPKA lalu menghubungi anggota Bhabinkamtibmas bernama Bripka Leonardo Kiswanto mengabarkan ada penumpang mobil travel mirip terpidana anak yang kabur di SPBU Wates dengan tujuan Kota Agung.
Dari informasi itu, Bripka Leonardo bersama anggota Polsek Bangun Rejo yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Iskandar melakukan pengadangan.
"Terpidana AEA lalu diamankan dari dalam mobil travel dan dibawa ke Mapolsek Bangun Rejo baru kemudian dikembalikan ke LPKA," kata Umi.
Diketahui, AEA kabur dari LPKA Kelas 2 Bandar Lampung pada Senin (20/5/2024). AEA adalah terpidana 9 tahun 6 bulan atas kasus pembunuhan berencana terhadap Briptu Singgih, anggota Polres Lampung Tengah.
Berita Terkait
-
Protes Jalan Rusak, Warga Desa Poncowarno Lampung Tengah Unjuk Rasa
-
Polda Lampung Luruskan Video Polisi Razia Alat Kecantikan Siswi SMP di Lampung Tengah
-
Uang Modal Nikah Dikuras Para Pemalak, Sopir Truk Asal Lampung Tengah Ini Curhat di Medsos
-
Pria Ini Tikam Orang yang Mengeroyoknya hingga Tewas saat Membela Diri, Kini Jadi Tersangka
-
5.752 Napi di Lampung Dapat Remisi Idul Fitri, 27 Langsung Bebas
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Sebar Video Asusila untuk Teror Pacar di Bawah Umur, Pemuda 19 Tahun di Tubaba Diciduk Polisi
-
Petaka Aksi Standing Motor di Pringsewu: Honda Supra Hantam Pajero, 2 Pemuda Tewas Terpental
-
Kades Ogan Jaya Dikejar Golok Usai Mediasi di Kantor Pemkab Lampung Utara: 2 Tersangka Ditahan
-
BRI Dukung MotoGP Mandalika 2026, Dorong Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal
-
Dukung Perjuangan Atlet Indonesia di Asian Games 2026, BRI Hadir di Rumah Indonesia Nagoya