SuaraLampung.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menargetkan 100 persen desa menerapkan program Smart Village atau desa pintar di tahun 2024.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi Provinsi Lampung Zaidirina mengatakan, progres program Smart Village pada akhir 2023 sudah mencapai 97 persen.
Ia mengatakan, total jumlah desa yang ada di Provinsi Lampung sebanyak 2.446 desa yang tersebar di 13 kabupaten.
Pada 2024 ini, Zaidirina mengatakan, pemerintah daerah telah menargetkan semua desa di wilayahnya akan 100 persen menerapkan Smart Village sebagai sarana pelayanan publik di desa yang berbasis elektronik serta digital.
"Di tahun ini tidak ada alasan lagi desa tidak menerapkan Smart Village semua harus 100 persen, karena Gubernur Lampung sudah memberikan bantuan keuangan bagi desa yang totalnya berjumlah Rp15,9 miliar untuk pengembangan program ini," katanya.
Zaidirina menjelaskan dari total bantuan sebanyak Rp15,9 miliar tersebut, setiap desa akan memperoleh dana bantuan pengembangan program Smart Village sebesar Rp6 juta.
"Smart Village ini nantinya akan menggerakkan kesadaran sosial masyarakat dan berbagai pihak untuk memajukan desa dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, dan ini akan terintegrasi dari tingkat desa, kecamatan, hingga provinsi," ucap dia.
Menurut Zaidirina, adanya program tersebut juga bertujuan untuk mendorong serta mengoptimalkan beragam potensi yang ada di masing-masing desa guna mendukung perekonomian sekaligus kesejahteraan desa.
Diketahui pada 2023 silam dari total desa se-Provinsi Lampung sebanyak 2.446 desa hanya tersisa 61 desa saja yang belum menerapkan program Smart Village.
Baca Juga: Eva Dwiana Ambil Formulir Pendaftaran Balon Wali Kota Bandar Lampung di PDIP
Desa-desa tersebut ada di Kabupaten Pesisir Barat, Tanggamus, dan Lampung Utara. Kendala 61 desa belum dapat maksimal menerapkan Smart Village karena adanya kendala sinyal internet yang menghambat penerapan pelayanan desa berbasis digital tersebut. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Eva Dwiana Ambil Formulir Pendaftaran Balon Wali Kota Bandar Lampung di PDIP
-
Bandar Lampung Jadi Tempat Singgah Wisatawan ke Lampung
-
Peraturan Pencalonan Kepala Daerah dari Jalur Parpol Belum Ada, Ini Kata KPU Bandar Lampung
-
Hari Ini Pendaftaran PPK untuk Pilwakot Bandar Lampung 2024 Dibuka
-
Upaya Penyelundupan 60 Ekor Kura-kura Ambon Digagalkan Petugas BKHIT Karantina Lampung
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung
-
Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel