SuaraLampung.id - Sebanyak 10 titik lokasi yang menjual takjil di Kota Bandar Lampung diawasi Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandar Lampung.
Kepala BBPOM Bandar Lampung Ani Fatimah Isfarjanti mengatakan, pengawasan ini bertujuan agar konsumen yang ingin membeli menu berbuka puasa dapat merasa aman dan nyaman.
"Jadi nanti lokasi-lokasi takjil yang ramai akan kami datangi dan melakukan pengawasan keamanan pangan. Seperti yang sudah dilakukan di bazar takjil di jalan Gatot Subroto, kemudian di Jalan Doktor Susilo, di Lapangan Saburai dan lokasi lainnya," kata dia.
Ani mengungkapkan bahwa secara bertahap, pihaknya akan berkeliling di kota ini untuk mengambil sampel-sampel makanan yang ada di pasar atau bazar takjil di Bandar Lampung untuk diperiksa apakah mengandung bahan berbahaya atau tidak.
"Jadi nanti sampel akan diperiksa, apakah makanan yang dijual dilokasi takjil itu ada yang mengandung bahan berbahaya seperti dopamin, formalin, borak dan lainnya. Ini semua kami lakukan agar masyarakat terjamin keamanannya saat berbuka puasa dari makanan yang mengandung bahan berbahaya," kata dia.
Kemudian, lanjut Ani, berkaitan dengan takjil ini BBPOM juga melakukan pengawasan ke gudang distributor, ritel dan grosir, guna mengantisipasi adanya produk-produk makanan yang ilegal dan mengandung bahan berbahaya.
"Sejauh ini di Bandar Lampung masih aman dan belum kami temukan adanya produk makanan ilegal dan mengandung bahan berbahaya. Jadi semoga sampai Idul Fitri di Bandar Lampung tetap aman," kata dia.
Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Bandar Lampung Tole Dailami mengatakan keamanan pangan sangat penting untuk masyarakat yang sedang menjalani ibadah puasa.
"Sehingga memang lokasi-lokasi takjil harus diperiksa keamanan pangan, sehingga layak dijual dan dikonsumsi. Kemarin di lokasi bazar takjil sudah diambil sampel 30 makanan dan semua aman, meski memang belum semua pedagang berjualan di sana karena cuaca kurang mendukung," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Kota Bandar Lampung Kamis 14 Maret 2024
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Jejak Mafia BBM Palembang di Pringsewu: Terbongkarnya Gudang Pengoplos Pertalite
-
Gerbong Mutasi Polresta Bandar Lampung Resmi Bergerak, Siapa Saja Kapolsek Baru?
-
Teror Celurit di Balik SMKN 2 Kalianda: Niat Hati Jalan Sore, Motor Malah Amblas Dirampas Begal
-
Jasad Anak Perempuan dalam Kardus di Rangai, Orang Tua Minta Maaf Tak Mampu Memakamkan
-
Pemprov Lampung Amankan PAD Rp1 Triliun di Caturwulan I: Sektor Pajak Kendaraan Jadi PR Berat