Wakos Reza Gautama
Senin, 01 Januari 2024 | 18:21 WIB
Ilustrasi Suasana Bandara Radin Inten II Lampung. Pergerakan penumpang di Bandara Radin Inten II meningkat di tahun 2023. [ANTARA]

SuaraLampung.id - Pergerakan penumpang di Bandara Radin Inten II Lampung mencapai 920.295 orang selama tahun 2023. Kenaikan penumpang terjadi di akhir tahun 2023.

EGM Bandara Radin Inten II Untung Basuki mengatakan, selama 2023 pergerakan penumpang mencapai 920.295 orang penumpang.

Menurut Untung Basuki, jumlah ini meningkat dibandingkan dengan 2022 yang jumlahnya sebanyak 689.354 orang penumpang.

Untung Basuki mengatakan, di penghujung 2023 terjadi kenaikan pengguna transportasi udara sebesar 33,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun 2023 ini ditutup dengan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat yang cukup signifikan. Sementara itu, untuk pergerakan pesawat di Bandara Radin Inten II juga terjadi peningkatan yaitu sebesar 20,6 persen," ucapnya.

Dia melanjutkan untuk pergerakan pesawat baik lepas landas ataupun mendarat sepanjang 2023 tercatat berjumlah 6.810 pergerakan. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya yang hanya 5.645 pergerakan.

"Peningkatan pergerakan tersebut terjadi karena semakin meningkatnya minat masyarakat untuk berpergian menggunakan transportasi udara. Kami optimistis di 2024 akan ada peningkatan pergerakan penumpang ataupun pesawat," kata dia.

Menurut Basuki, peningkatan pergerakan lalulintas penerbangan di 2024 tersebut ditunjang dengan adanya rencana penambahan rute baru yakni, rute Bali dan Yogyakarta serta peningkatan pelayanan dan fasilitas di bandara yang akan menambah minat bagi masyarakat Lampung menggunakan moda transportasi udara.

Untuk pergerakan penumpang pada periode Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 tercatat sebanyak 38.603 orang penumpang. Pada periode ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya dengan periode yang sama yang hanya berjumlah 25.980 orang penumpang.

Baca Juga: TKD Lampung Ingin Akhiri Polarisasi di Pilpres: Masyarakat Sudah Capek Berantem Terus

"Diprediksi angkanya masih akan terus bergerak dikarenakan periode Natal dan Tahun Baru akan berakhir sekitar 4 Januari 2024," tambahnya.

Ia melanjutkan pada periode Natal dan Tahun Baru terdapat 288 pergerakan pesawat, sedangkan tahun lalu tercatat ada 230 pergerakan.

"Harapannya di 2024 ini sektor transportasi udara dapat terus membaik, seiring dengan semakin meningkatnya minat masyarakat dalam melakukan kegiatan perjalanan melalui transportasi udara, dan terus mengarah kepada tren yang semakin positif,” ujar dia. (ANTARA)

Load More