SuaraLampung.id - Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Lampung menyatakan pasangan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ingin mengakhiri polarisasi pada Pemilu 2024.
Dewan Pengarah TKD Prabowo-Gibran Lampung, Mirzani Djausal mengatakan, masyarakat khususnya di Lampung sudah capek berantem di setiap pemilihan presiden (pilpres).
Menurutnya, masyarakat ingin pilpres kali ini damai tenteram, baik-baik saja, tanpa ada polarisasi, oleh sebab Prabowo sudah dari jauh-jauh hari mengatakan tak perlu membalas hujatan dari siapapun.
"Hanya Prabowo-Gibran yang meminta pendukungnya tidak membalas ketika dihujat, tidak boleh menjelekkan capres-cawapres lain, karena di luar kompetisi pilpres, menang maupun kalah, ada nilai-nilai yang harus dijaga," kata dia.
Mirza mengatakan hingga saat ini TKD Prabowo-Gibran di Provinsi Lampung terus berupaya menghindari politik identitas dan berusaha menjaga pemilu tetap damai.
"Hindari politik identitas dan mengumbar cacian dan fitnah adalah pesan yang selalu disampaikan Pak Prabowo," kata dia.
Ketua DPD Partai Gerindra Lampung itu meyakini, berbagai fitnah, ejekan, bahkan cemoohan terhadap paslon nomor urut dua, malah semakin meningkatkan simpati masyarakat berpihak pada Prabowo-Gibran.
"Bagi kami, pilpres ini tujuannya untuk menyatukan masyarakat Indonesia," kata dia. (ANTARA)
Baca Juga: TKD Lampung Yakin Prabowo-Gibran Menang Satu Putaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Takut Dihadiahi Timah Panas, Penusuk Dua Pemuda di Rumah Biliar Pringsewu Pilih Menyerah
-
Gara-Gara Anak Cekcok, Kakak Ipar di Pringsewu Gelap Mata Hajar Adik Pakai Bata
-
Dua Emak-Emak Residivis Pencuri Sembako Tepergok Pemilik Warung di Kemiling
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam
-
Drama Pencuri HP Terjun ke Laut Demi Hindari Kejaran Polisi di Bandar Lampung