SuaraLampung.id - Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Pesisir Barat melakukan penelusuran atas dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu diungkapkan Koordiantor Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Pesisir Barat, J. Wilyan Gulta, Sabtu (16/12/2023).
"Jajaran kami menerima informasi awal ada dugaan pelanggaran netralitas ASN. Diduga melakukan tindakan atau perbuatan yang dilarang sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara," kata Wiliyan.
Saat ini, pihaknya sedang melakukan penelusuran terhadap dugaan pelanggaran netralitas tersebut.
"Bentuk pencegahan kami juga mengirimkan surat himbauan kepada pihak-pihak terkait. Agar pada tahapan kampanye ini Peserta Pemilu maupun Pelaksana dan tim kampanye tetap menaati semua aturan kampanye," terang Wiliyan.
Jika terdapat pelanggaran atau dugaan pelanggaran Pemilu, Bawaslu melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Melakukan pengawasan, pencegahan dan penindakan. Termasuk pengawasan atau penanganan terhadap netralitas ASN, TNI, dan Polri karena diamanatkan oleh Undang-Undang," ujarnya.
Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat melakukan pengawasan kampanye Pemilu di enam kecamatan yang terdapat di 11 kecamatan.
"Dari semua kegiatan kampanye tersebut berdasarkan hasil pengawasan kami, semua peserta Pemilu memiliki Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dari Kepolisian yang ditembuskan ke Bawaslu Kabupaten Pesisir Barat," tutur Wiliyan. melansir lampungpro.co-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Toko Sparepart Mobil di Lampung Timur Habis Dilalap Si Jago Merah
Berita Terkait
-
Toko Sparepart Mobil di Lampung Timur Habis Dilalap Si Jago Merah
-
Mbah Laili Teriak Histeris, Pemuda Tewas Ditembak OTK di Lampung Timur
-
Sebelum Tewas, Pemuda Lampung Timur Ini Sempat Diancam Ditembak
-
Warga Lampung Timur Tewas Ditembak Orang tak Dikenal, Polisi Selidiki Pelakunya
-
Usut Tuntas Kasus Lurah Perumnas Way Halim Ikut Kampanye Anak Wali Kota Bandar Lampung
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Terbangun Suara Gemuruh, Karyawan Mebel di Sukadanaham Syok Lihat Api Lahap Gudang Rp200 Juta
-
24 Hari Membara, 30 Hektare Hutan Way Kambas Masih Mengepulkan Asap
-
Berangkat Subuh Hanya Perahu yang Pulang: Nelayan Pesisir Barat Hilang Diterjang Ombak 2,5 Meter
-
Ini Daftar 6 Bakal Calon Rektor Unila 20272031: Panitia Larang Keras Aksi Saling Menjatuhkan
-
Titik Api Kepung Way Kambas, Pemprov Lampung Gempur Karhutla Lewat Operasi Udara dan Pasukan Darat