Di depannya, ada uang jutaan rupiah dalam pecahan Rp50 ribu dan dua kartu ATM. Menurut Habib Muhammad Aljufri, Yunita adalah ART yang bekerja di rumahnya di Depok, Jawa Barat. Yunita pamit keluar rumah ternyata mengambil uang dari ATM milik majikannya.
"Ini pembantu saya namanya Yunita. Dia barusan keluar, ada ngambil uang cash di kantongnya ada ATM saya, ATM mama saya," ujar Habib dalam rekaman video.
Menurut Habib Muhammad Aljufri, hari itu Yunita mengambil uang dari ATM bank BSI mililknya sebesar Rp5 juta. Hari sebelumnya Yunita mengambil uang dari ATM Habib Muhammad Aljufri sebanyak Rp5 juta.
"Aslinya orang Lampung. Total sudah 11 juta kehilangan. Hati-hati sama perampok atau maling berkedok asisten rumah tangga seperti ini," pesan Habib Muhammad Aljufri.
Yunita Sari membantah kabar dirinya mencuri uang milik ibu Habib Muhammad Aljufri. Bahkan Azis Affandi, kuasa hukum Yunita Sari, menyebut kabar yang disebarkan Habib Aljufri adalah hoaks.
Dikutip dari akun Instagram @seputar_lampung, terlihat Yunita Sari didampingi tiga orang berada di Polres Metro Jakarta Selatan melaporkan Habib Aljufri atas dugaan tindak pidana penganiayaan.
Menurut Azis, kliennya adalah ART yang bertugas mengurus segala keperluan ibu Habib Aljufri. Itulah mengapa kata Azis, Yunita memegang kartu ATM dan tahu pinnya.
"Makanya dia memegang ATM itu dan tahu pinnya, karena sewaktu-waktu ia harus mengambil uang sendiri untuk membeli kebutuhan ibu majikannya tersebut," beber Azis Affandi dikutip dari akun Instagram @seputar_lampung, Senin (11/12/2023).
Saat kejadian, Yunita Sari memang baru mengambil uang dari ATM Bank BSI. Uang itu diambil untuk keperluan ibu Habib Muhammad Aljufri.
Baca Juga: ART Asal Tanggamus Bantah Mencuri, Laporkan Habib Muhammad Aljufri Atas Dugaan Penganiayaan
Yunita mengaku sempat mengalami kekerasan dari Habib Muhammad Aljufri. Menurut Antonio Simbolon, kuasa hukum Yunita, tuduhan pencurian itu sengaja dilontarkan Habib Muhammad Aljufri untuk menutupi kekerasan yang dilakukan terhadap Yunita.
"Jadi dia melakukan tindak pidana penganiayaan untuk keperluan konten. Sehingga klien kami merasa dirugikan oleh karena dianiaya dituduh melakukan pencurian, itu tidak benar. Sehingga perkara ini kami laporkan ke Direskrim Polres Metro Jakarta Selatan," ujar Antonio.
Azis Affandi menambahkan, Yunita dipaksa dan terpaksa mengaku mengambil uang seperti dalam video yang beredar, karena takut bakal mendapat kekerasan.
"Ternyata benar apa yang dikhawatirkan. Dia langsung ditabok pipi kiri dan kanannya, kedua tangan ditarik, dibanting sampai bercucuran darah," ucapnya.
Melihat itu, lanjut Azis, majikan ketakutan dan langsung mengambil perban dan membersihkan darahnya. Lantas Yunita disuruh mandi dan disekap di dalam kamar.
Masih menurut Azis, Yunita baru bisa keluar kamar keesokan harinya dengan alasan ingin buang air kecil. Sampai kemudian ada celah bagi Yunita untuk kabur.
Berita Terkait
-
ART Asal Tanggamus Bantah Mencuri, Laporkan Habib Muhammad Aljufri Atas Dugaan Penganiayaan
-
Viral ART Asal Tanggamus Lampung Bobol ATM Habib Muhammad Aljufri, Pelaku Kini Buron
-
3 Kelompok Kriminal yang Sering Beraksi di Kota Metro, Salah Satunya Terkenal Brutal
-
Pelaku Curanmor di Tulang Bawang Barat Ditangkap, Begini Modusnya
-
Curanmor di Apotek Kalista Pringsewu Terungkap, 3 Pelaku Ditangkap
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis
-
Miris! Anak di Way Kanan Dicabuli Selama Enam Tahun
-
Seni, Lari, dan Kuliner: Wajah Baru Pariwisata Lampung dengan Putaran Uang Rp53 Triliun
-
Sopir Truk Asal Balam Pura-Pura Dirampok Saat Tidur, Ternyata Uang Jalan Ludes di Meja Judol
-
7 Jam Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung Terkair Alur Dana PT LEB