SuaraLampung.id - Tukang las bernama Nurwoto (54), tewas saat mengelas bak mobil berisi tangki bekas Bahan Bakar Minyak (BBM), di Dusun Bumi Makmur, Desa Bumi Harjo, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, Minggu (3/12/2023).
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur Iptu Johannes mengatakan, Nurwoto awalnya kedatangan pelanggan yang ingin memakai jasanya sebagai tukang las sekitar pukul 09.00.
Konsumen bernama Yuli membawa sebuah mobil jenis truk meminta Nurwoto mengelas bak mobil tersebut. Sementara pada bak truk terdapat sebuah tangki besar yang biasa digunakan untuk membawa BBM jenis solar dan pada alas bak mobil tercecer bekas aspal.
"Kemungkinan besar dan ini masih menjadi penyelidikan kami, ketika korban menghidupkan las percikan api menyulut pada tangki bekas BBM dan api membesar," kata Johannes.
Percikan api ini membuat bak mobil milik Yuli. Sementara Nurwoto masih berada di dalam bak mobil dan tidak bisa menyelamatkan diri karena api cukup besar.
Akibat peristiwa itu pria 54 tahun tewas di tempat kejadian, sementara Yuli pemilik mobil mengalami luka bakar ringan, dan langsung di bawa ke Puskesmas terdekat.
Saksi di lokasi bernama Abadi mengaku dirinya mengetahui peristiwa tersebut setelah mendengar ada ledakan di sekitar bengkel las milik Nurwoto. Saat mendengar ledakan Abadi langsung menuju lokasi kejadian.
Sampai di lokasi api sudah membumbung besar di dalam mobil truk milik Yuli. Sejumlah warga sudah berupaya untuk memadamkan api secara manual dengan peralatan seadanya.
"Saya tiba di lokasi asa seseorang terus berteriak, memberi tahu bawa si dalam bak masih ada orangnya," kata Abadi.
Baca Juga: Diusir dari Lahan Garapan, Petani Register 38 Gunung Balak Ngadu ke Kantor BPN Lampung
Sekitar 15 menit kemudian, beberapa polisi tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi, namun nahas Nurwoto tidak bisa diselamatkan karena tubuhnya terpanggang dalam truk yang sedang di perbaikinya.
Kontributor : Agus Susanto
Berita Terkait
-
Diusir dari Lahan Garapan, Petani Register 38 Gunung Balak Ngadu ke Kantor BPN Lampung
-
Tabrak Pajero Kasat Intelkam Polres Lampung Tengah, Sopir Truk Ini Lagi Mabuk
-
Warga Tujuh Desa di Lampung Timur Geruduk BPN Sukadana, Ada Apa?
-
Jumlah Tiang Listrik Kurang, Warga Dua Desa di Labuhan Maringgai Gunakan Bambu Menopang Kabel PLN
-
Program Perhutanan Sosial, Cara Mengurangi Kebakaran Hutan di Lampung
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
673 Hektare Lahan Way Kambas Hangus, Petugas Padamkan Api Hanya Berbekal Gepyok Kayu
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi
-
Pemkot Bandar Lampung Sambut Baik Rencana Guru PPPK Ditarik ke Pusat
-
Benteng Terakhir Sukorahayu: Saat Petani Ikhlas Kehilangan Sawah Demi Damai dengan Gajah
-
Bayi 3 Bulan Tergolek di ICU RS Kotabumi Usai Disiksa Ayah Kandung: Dipukuli hingga Digigit